Jarum Jam Gadang Bukittinggi Tak Berfungsi, Terpaksa Harus Diengkol Manual

Jarum Jam Gadang Bukittinggi Tak Berfungsi, Terpaksa Harus Diengkol Manual
Objek wisata Jam Gadang di Bukittinggi, Sumbar. (foto: istimewa/iNews.id)
Jum'at, 25 Oktober 2019 09:49 WIB
BUKITTINGGI - Hingga Kamis (24/10/2019) dini hari objek wisata Taman Jam Gadang di pusat Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) , masih dipadati pengunjung. Namun, beberapa wisatawan merasakan ada yang aneh dan membingungkan.

Pasalnya, meski telah merasa lama berada di Taman Jam Gadang, akan tetapi waktu terasa seolah tidak bergerak.

Hal tersebut dirasakan rombongan wisatawan asal Kota Padang, yakni Yunita dan Abdullah yang datang berasama teman-temannya.

Mereka tidak menyadari kalau jarum jam penunjuk waktu yang ada di menara Jam Gadang ternyata tidak bergerak sedari tadi.

"Waktu baru sampai di taman ini, jarum jam di menara menujukkan pukul 22.03. Setelah beberapa jam bermain di sekitar taman, jarum di menara Jam Gadang masih menujukkan waktu yang sama," ujar Yunita seperti diberitakan Sindonews.com.

Di tengah kebingungannya, Yunita pun langsung memotret menara dengan posisi jamnya yang tidak akurat, lalu mengunggahnya untuk dijadikan status media sosial Whatsapp.

Hanya dalam waktu singkat usai diposting, status Whatsapp ini pun langsung mendapat tanggapan beragam dari teman-temannya.

Sementara Hendra Doni, salah seorang petugas Satpol PP mengatakan, Jam Gadang dijaga oleh tiga orang petugas yang menggerakkan mesin jam secara mekanik juga manual diengkol dengan tangan.

"Mungkin karena tukang engkol penjaga Jam Gadangnya sudah pulang. Kemungkinan besok pagi baru bisa hidup normal kembali. Dulu saya pernah jadi petugasnya, jam segini sering juga mati," pungkasnya.(boy/snc)

Editor:arie rh
Sumber:sindonews.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww