Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
17 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
13 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
Umum
11 jam yang lalu
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
15 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras 'e-Learning'
Pendidikan
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras e-Learning
6
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Kesehatan
18 jam yang lalu
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ada Kabar Pemeriksaan Kadis PUPR Pekanbaru Oleh KPK, M Noer: Belum Tahu

Ada Kabar Pemeriksaan Kadis PUPR Pekanbaru Oleh KPK, M Noer: Belum Tahu
Internet
Jum'at, 01 November 2019 16:24 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi, dikabarkan menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, (1/11/2019).

Indra diperiksa atas proyek yang diduga bermasalah, yakni pembangunan Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang di Kabupaten Kampar. Proyek tersebut dibangun saat ia menjadi Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar.

Terkait pemeriksaan Kadis PUPR ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru M Noer MBS, mengatakan belum mengetahui kabar tersebut.

"Tidak tahu, kapan," ujarnya.

Sementara itu, terkait kemungkinan terganggunya aktivitas di Dinas PUPR akibat pemeriksaan ini, Noer mengatakan hal itu diharapkan tidak terjadi.

"Ya mudah-mudahan tidak (mengganggu). Karena baru pemeriksaan," ucapnya.***


wwwwww