Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
DPR RI
20 jam yang lalu
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
2
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
MPR RI
6 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
3
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Pendidikan
6 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
4
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
3 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
5
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
3 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
6
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Sepakbola
4 jam yang lalu
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Ini Penjelasan Mabes Polri Terkait Bom Bunuh Diri di Medan

Ini Penjelasan Mabes Polri Terkait Bom Bunuh Diri di Medan
Kepala Divisi Humas Polri, M Iqbal. (Istimewa)
Rabu, 13 November 2019 12:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kepala Divi Humas Mabes Polri, Irjen Pol M Iqbal, membeberkan kronologis kejadian bom bunuh diri di Markas Mapolrestabes Kota Medan, pagi tadi.

Menurutnya, kejadian bom bunuh diri tersebut, terjadi pada pukul 08.15 WIB, Rabu (13/11/2019) pagi.

"Kejadian itu tepat setelah pelaksanaan apel pagi di Polrestabes Medan. Kita duga pelaku berjalan di sekitar halaman yang digunakan untuk apel tersebut," tukasnya.

Tak berselang lama, tepatnya di depan kantor bagian operasi Polrestabes Medan, kata Iqbal, kemudian pelaku meledakan diri.

"Kita belum tahu rangkaian dari ledakan tersebut, apakah high explosive atau bagiaman. Saat ini tim sedang bekerja. Inafis, laboratorium Forensik, semua gabungan sedang bekerja untuk melakukan pengolahan tempat kejadian perkara," tandasnya.

Menurutnya lagi, diduga kuat jenazah yang ada di TKP adalah pelaku. "Totalnya ada 6 korban, 5 dari personel polri dan satu sipil. Tetapi alhamdulillah laporan sementara korban tidak ada yang luka parah. Dan ada beberapa kendaraan dinas juga rusak," tegasnya.

Saat ini menurut Iqbal, Tim Densus 88 Anti Teror dengan tim dari Polrestabes Medan serta Polda Sumatera Utara sedang bekerja untuk melakukan proses selanjutnya.

Saat ditanya apakah pelaku masuk dalam salah satu jaringan yang selama ini ditangani tim Densus 88, Ia menjawab belum tahu.***


wwwwww