Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
4 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
6 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
5
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
5 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
6
Jokowi Titahkan Prabowo Jadi 'Bos' Lumbung Pangan RI
Ekonomi
21 jam yang lalu
Jokowi Titahkan Prabowo Jadi Bos Lumbung Pangan RI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

4 Persen Warga Anggap Pancasila Bertentangan dengan Syariat, Ini Saran Waket Komisi VIII ke Kemenag

4 Persen Warga Anggap Pancasila Bertentangan dengan Syariat, Ini Saran Waket Komisi VIII ke Kemenag
Senin, 18 November 2019 15:03 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, mengungkap masih adanya masyarakat yang salah dalam memahami Pancasila. Hal ini Ia sampaikan pada acara Rapat Evaluasi Penerangan Agama Islam Tingkat Nasional, Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta, Minggu (17/11/2019).

"Kita dihadapkan pada kondisi bangsa yang menghadapi tantangan serius. Ada survei, masih ada 4 persen penduduk Indonesia mengatakan Pancasila bertentangan dengan syariat Islam. Ada yang salah, ini masih ada yang salah memahami," jelas Ace sambil meminta agar Direktorat Penerangan Agama Islam harus menghadapi dan mengidentifikasi kelompok-kelompok yang menganggap Pancasila bertentangan dengan Islam.

Menurut Ace yang juga beragama Islam ini, "nilai luhur agama kita kompatibel dengan Pancasila. Dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat,".

Untuk itu, putra Banten ini mendorong agar Kementerian Agama RI, mengoptimasi fungsi keagamaannya melalui jalur yang tepat sesuai kultur pembelajaran agama yang aktual di masyarakat saat ini. Banyak masyarakat, kata Ace, mempelajari agamanya melalui media digital.

"Kemenag harus menggunakan instrumen digital, masuk menjalankan fungsi keagamaan itu," jelas Ace dalam rilisnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww