Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

4 Persen Warga Anggap Pancasila Bertentangan dengan Syariat, Ini Saran Waket Komisi VIII ke Kemenag

4 Persen Warga Anggap Pancasila Bertentangan dengan Syariat, Ini Saran Waket Komisi VIII ke Kemenag
Senin, 18 November 2019 15:03 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, mengungkap masih adanya masyarakat yang salah dalam memahami Pancasila. Hal ini Ia sampaikan pada acara Rapat Evaluasi Penerangan Agama Islam Tingkat Nasional, Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI di Jakarta, Minggu (17/11/2019).

"Kita dihadapkan pada kondisi bangsa yang menghadapi tantangan serius. Ada survei, masih ada 4 persen penduduk Indonesia mengatakan Pancasila bertentangan dengan syariat Islam. Ada yang salah, ini masih ada yang salah memahami," jelas Ace sambil meminta agar Direktorat Penerangan Agama Islam harus menghadapi dan mengidentifikasi kelompok-kelompok yang menganggap Pancasila bertentangan dengan Islam.

Menurut Ace yang juga beragama Islam ini, "nilai luhur agama kita kompatibel dengan Pancasila. Dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat,".

Untuk itu, putra Banten ini mendorong agar Kementerian Agama RI, mengoptimasi fungsi keagamaannya melalui jalur yang tepat sesuai kultur pembelajaran agama yang aktual di masyarakat saat ini. Banyak masyarakat, kata Ace, mempelajari agamanya melalui media digital.

"Kemenag harus menggunakan instrumen digital, masuk menjalankan fungsi keagamaan itu," jelas Ace dalam rilisnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww