Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Olahraga
22 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
2
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
3
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
4
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
Peristiwa
17 jam yang lalu
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
5
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
6 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
6
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Hukum
7 jam yang lalu
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Home  /  Berita  /  GoNews Group
47th Asian School Football Championship U-18/2019

Tundukkan Korsel, Tim Pelajar U-18 Indonesia Tembus Semi Final

Tundukkan Korsel, Tim Pelajar U-18 Indonesia Tembus Semi Final
Selasa, 19 November 2019 21:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BALIKPAPAN - Tim Pelajar Indonesia U-18 sukses melangkah ke semifinal setelah pada laga kedua menundukkan Korea Selatan (Korsel) dengan skor 2-1 diajang 47th Asian Schools Football Championship (AFSC) yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (19/11/2019).

Kemenangan ini sangat dramatis disaat skuat berjuluk Elang Muda Asia itu harus ketinggalan terlebih dulu pada menit ke-43, melalui aksi Hwang Hae Kwang yang sukses memaksimalkan umpan terobosan untuk dikonversi menjadi gol diawal babak kedua. Skor 1-0 untuk Korea Selatan.

Akan tetapi keunggulan tim dari Negeri Ginseng itu tak berlangsung lama, setelah kapten M. Supriadi mampu menggetarkan gawang Korea Selatan yang dikawal oleh Choi Yoo Jun pada menit ke-50, di mana sikulit bundar diarahkan ke tiang jauh gawang Korea Selatan dan mengenai tiang dalam terlebih dulu sebelum menggetarkan jala.

Kubu Korsel terlihat kebingungan untuk menembus pertahanan rapat skuat Elang Muda. Pola permainan mereka yang mengandalkan bola-bola pendek dan bola-bola silang mampu mengalirkan bola ke lini belakang Indonesia, tetapi mereka tidak mampu mematahkan pertahanan tuan rumah.

Indonesia sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit ke-58. Umpan silang yang mengarah ke mulut gawang Korsel, mampu dimanfaatkan dengan baik melalui tandukkan Ahmad Athallah Ar Raihan di menit ke-58.

Dalam keadaan unggul, Elang Muda Asia tak mengendorkan permainan. Bahkan laga semakin sengit, al hasil Indonesia harus bermain dengan 10 pemain, setelah M. Zein mengoleksi kartu kuning keduanya, lantaran terus menerus memprotes keputusan wasit dan dianggap berlebihan.

Kalah jumlah pemain, permainan Indonesia tidak merosot. Mereka bahkan masih sempat mencuri satu peluang bagus, tetapi sepakan Supriadi masih menghantam mistar gawang Korsel. Laga pun berakhir dengan skor 2-1 untuk Elang Muda.

Pasca laga, Bambang Warsito selaku pelatih Elang Muda Asia mengatakan bahwa sejak awal saya katakan kepada pemain, tak perlu takut dengan nama besar Korea, terlebih bermain di hadapan publik sendiri. "Energi ini jadi modal berharga kami," ujar Bambang Warsito.

Kini, tim Pelajar U-18 Indonesia bertengger di puncak klasemen sementara Grup B dengan raihan 6 poin. Sedangkan Korsel dan Cjina mengekor di posisi kedua dan ketiga dengan raihan 3 poin. China yang pada laga pembuka menyerah 1-0 dari Korsel, Selasa (19/11/2019) berhasil bangkit dengan melibas Sri Lanka dengan skor 2-0. ***


wwwwww