Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Di 'European People's Party' Cak Imin akan Perjuangan 16,2 Juta Rakyat Indonesia yang Hidup dari Sawit

Di European Peoples Party Cak Imin akan Perjuangan 16,2 Juta Rakyat Indonesia yang Hidup dari Sawit
Rabu, 20 November 2019 18:51 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar dijadwalkan untuk menghadiri acara European People's Party (Partai Masyarakat Eropa) pada tanggal 19-21 November 2019 di Zagreb, Kroasia. Pertemuan ini akan fokus untuk membicarakan masalah lingkungan hidup dan perubahan iklim.

"Persoalan sawit (CPO) akan menjadi isu serius yang mereka bahas. Sebagai negara dengan 16,2 juta rakyatnya hidup dari industri ini, forum ini akan saya manfaatkan untuk mengimbangi pandangan diskriminatif Uni Eropa soal sawit," kata Muhaimin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/11/2019) di Zagreb, Ibukota Kroasia.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang akrab disapa Cak Imin ini menyatakan, di tengah upaya Indonesia untuk mengembangkan B20 dan B30, bahkan B50, merupakan kesalahan besar jika ada tuduhan bahwa Indonesia tidak komit soal lingkungan hidup.

Seperti diketahui, Uni Eropa telah mengeluarkan Renewable Direction Red II yang melarang penggunaan minyak sawit sebagai bahan bakar nabati di seluruh Eropa.

Pertemuan ini, kata Cak Imin, merupakan gathering dari partai partai politik penguasa di seluruh Eropa. Dihadiri oleh sekitar 40 negara dan partai-partainya, forum ini menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi partai-partai anggota Parlemen Eropa itu.

"Saya akan berupaya keras dalam forum ini untuk melobi partai-partai penguasa di Parlemen Eropa, agar sanksi dan pembatasan soal sawit bisa dihapuskan, minimal dilonggarkan. Perundingan kerjasama Indonesia Eropa (IEU - CEPA) soal bio fuel ini memang harus disikapi serius dan tegas, karena akan in to force di 2020. Insya Allah berhasil," tutup Cak Imin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Ekonomi, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww