Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Semangat Penyederhanaan UU Pemilu Jangan Abaikan Suara Rakyat
DPR RI
24 jam yang lalu
Semangat Penyederhanaan UU Pemilu Jangan Abaikan Suara Rakyat
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
11 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
11 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
4
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
11 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
5
Senator Dorong Komitmen Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Anak Didik di Tengah Pandemi
DPD RI
23 jam yang lalu
Senator Dorong Komitmen Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Anak Didik di Tengah Pandemi
6
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
11 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Solok Selatan Dilanda Banjir, Ribuan Warga Terdampak dan 320 Orang Mengungsi

Solok Selatan Dilanda Banjir, Ribuan Warga Terdampak dan 320 Orang Mengungsi
ilustrasi. (internet)
Kamis, 21 November 2019 19:10 WIB
SOLOK SELATAN - Sebanyak 2.959 jiwa dari 631 Kepala Keluarga terdampak banjir yang melanda kabupaten  Solok Selatan, Sumatera Barat, Rabu malam (20/11/2019).

Dikutip GoSumbar dari Liputan6.com, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Richi Amran, mengatakan, sebanyak 230 jiwa terpaksa mengungsi karena banjir.

"Rabu malam atau saat terjadi banjir ada yang mengungsi sebanyak 320 jiwa, tetapi saat ini sudah kembali normal lagi," katanya seperti dikutip laman Antara, Kamis (21/11/2019).

Dia mengatakan, untuk Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh ada empat Nagari yang terdampak yaitu Pakan Rabaa Timur 90 jiwa dari 30 kepala keluarga.

Selanjutnya Pakan Rabaa 272 jiwa dari 65 kepala keluarga, Pakan Rabaa Utara 30 KK dengan 90 jiwa.

Sedangkan di Kecamatan Sungai Pagu sebanyak 2.507 jiwa dari 506 kepala keluarga yang tersebar di tiga Nagari yang terdampak banjir.

Yang paling banyak terdampak banjir katanya, terdapat Nagari Pasar Muaralabuh dengan 450 kepala keluarga dengan 2.252 jiwa.

Selanjutnya Nagari Pasir Talang Selatan yang terdampak 55 kepala keluarga dengan 250 jiwa serta Nagari Pulakek satu kepala keluarga yang terdapat lima orang didalamnya.

Dia menyebutkan, untuk rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 924 unit yang terendam, sekolah empat unit dan masjid tiga unit serta dua jembatan rusak.

"Untuk kerugian akibat banjir Rabu malam yang sudah masuk rekap kami sebesar Rp589 juta," katanya.

Berdasarkan data yang sudah ada katanya, pihaknya akan mengajukan permohonan bantuan ke BPBD Provinsi.

Untuk saat ini katanya, Pemerintah Daerah membantu pembersihan lokasi dan menyediakan makan siang untuk korban di Pinti kayu bagi 90 jiwa yang terdampak.

"Korban di Kampung Tarandam pagi tadi kami sudah menyalurkan bantuan sarapan 1.000 bungkus," ujarnya.

Untuk bantuan tenda katanya, saat ini belum diperlukan, karena tidak ada kerusakan rumah permanen dan semalam hanya banjir genangan di mana saat ini sudah kering dan normal kembali. (lpc)

Editor:arie rh
Sumber:Liputan6.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww