Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
Ekonomi
22 jam yang lalu
Lebaran Idul Fitri, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Naik Rp30 Ribu Per Kilo
2
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
Kesehatan
22 jam yang lalu
Tiga Kabupaten di Riau Klaim Sudah Bebas Covid-19
3
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Tak Punya SIKM Jangan Coba-coba Masuk Jakarta, Dipaksa Putar Balik
4
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
21 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
5
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Peristiwa
22 jam yang lalu
Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
6
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
Home  /  Berita  /  Riau

Pemprov Kurangi Anggaran Perjalanan Dinas OPD, Dana 'Plesiran' DPRD Riau Rp14 Miliar

Pemprov Kurangi Anggaran Perjalanan Dinas OPD, Dana Plesiran DPRD Riau Rp14 Miliar
Foto ilustrasi. (internet)
Selasa, 26 November 2019 15:48 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Melihat semakin berkurangnya kondisi keuangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, dilakukan rasionalisasi atau pengurangan anggaran perjalanan dinas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sementara, dana 'plesiran' atau jalan-jalan dalam perjalanan dinas anggota DPRD Riau ke luar negeri yang mencapai Rp14 miliar akan dikurangi juga.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdapro) Riau, Yan Prana Jaya kepada GoRiau.com. Pengurangan perjalanan dinas pemprov dan dprd, dinilainya karena kondisi keuangan sekarang ini yang tidak memungkinkan untuk memfasilitasi hal tersebut.

"Sama-sama kita memahami saja. Kondisi (keuangan, red) saat ini berat. Sudah kita diskusikan dengan banggar dewan, untuk sama-sama menguranginya," kata Yan Prana, Selasa (26/11/2019).

Kondisi keuangan yang mengalami penurunan, dikatakan Yan Prana, pengurangan ini dilakukan agar beban APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Pemprov Riau 2020 tidak besar.

"Saat ini bagaimana APBD 2020 bisa segera disahkan. Apalagi tengat waktunya sampai 30 November 2019. Kita harus sama-sama mengerti dengan kondisi sekarang ini," ungkapnya.

Berdasarkan catatan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau, selama 2015-2018, anggota DPRD Riau telah menghabiskan anggaran sebesar Rp49,1 miliar untuk 'pelesiran' atau jalan-jalan ke luar negeri. ***


wwwwww