Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Nono Sampono: Indonesia Harus Waspadai Perkembangan Strategi Kawasan Asia-Pasifik
2
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
Politik
16 jam yang lalu
BAP DPD RI Kembali Lanjutkan Mediasi Dugaan Maladministrasi Bupati Jember
3
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi 'Online' Jadi Perusahaan Transportasi
Politik
24 jam yang lalu
DPR Usulkan Aplikasi Transportasi Online Jadi Perusahaan Transportasi
4
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
5
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
Hukum
24 jam yang lalu
Minta Perlindungan Hukum, John Kei Kirim Surat ke Jokowi dan Kapolri
6
Soal Kalung Corona, Waka DPD Minta Kementan Fokus Urusi Ketahanan Pangan
Politik
22 jam yang lalu
Soal Kalung Corona, Waka DPD Minta Kementan Fokus Urusi Ketahanan Pangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kata Puan soal Presiden Dipilih MPR RI

Kata Puan soal Presiden Dipilih MPR RI
Ist.
Kamis, 28 November 2019 15:50 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani menyatakan, Komisi Pemerintahan di DPR akan mengkaji wacana-wacana terkait sistem pemilihan, mulai dari Pemilihan Presiden hingga Pemilihan Kepala Daerah.

Belakangan, muncul suara dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar Pilpres dikembalikan ke Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

"Itu akan dibahas di komisi II, wacana tersebut kan masih menjadi satu wacana, yang harus kita lihat itu kajiannya; Apakah kita kembali ke belakang, mundur? Apakah itu akan ada manfaat dan faedahnya ke depan?" ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Puan menilai, selama penyelenggaraan pemilu langsung sudah berjalan dengan baik. "Walau ada case by case yang tidak sesuai harapan kita, itu bukan berarti pemilu tidak berjalan baik dan lancar,".

Puan enggan menyatakan sikap soal penyelenggaraan Pilpres melalui MPR RI, karena kata dia, "in menurut saya, ini akan jadi satu keputusan lembaga, saya nggak bisa mengatakan pendapat saya. Ini masih proses pembahasan di komisi II," kata Puan.

Tadi malam, Rabu (27/11/2019), Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid sempat menyebut adanya masukan dari NU agar MPR kembali menjadi lembaga tertinggi negara.


wwwwww