Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
2
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
3
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
24 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
4
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Badminton
SEA Games XXX Filipina 2019

Khasani Nazmu Shifa Dijagokan Sumbang Emas

Khasani Nazmu Shifa Dijagokan Sumbang Emas
Sabtu, 30 November 2019 22:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Cabang olahraga kurash yang akan digelar di San Fernando Hall Clark, Filipina, Minggu, 1 Desember 2019 akan mempertandingkan lima kelas yang langsung memperbutkan emas. Dari lima emas itu, Timnas Kurash Indonesia mengincar satu medali emas.

Kelima atlet kurash Indonesia yang akan tampil Maria Magdalena Ince (52kg putri), Dini Febriany (57kg putri), Khasani Nzamu Shifa 63kg Putri), Dhifa Alfais (90 Kg Putra), dan Peter Taslim (+90kg Putra).

"Hari pertama cabor kurash mempertandingkan lima kelas dengan menggunakan sistem round robin dan langsung memperebutkan medali emas. Dan, kita menjagokan Khasani Nzamu Shifa bisa mewujudkan target satu emas itu," kata Manajer Timnas Kurash Indonesia, Deni Zulfendri di Clark, Filipina, Sabtu (30/11/2019).

Harapan Deni itu cukup beralasan. Pasalnya, Khasani Nzamu Shifa merupakan peraih perunggu pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. "Kita memang menjagokan Khasani Nzamu Shifa karena prestasinya di Asian Games 2018 untuk menghadapi persaingan keras dari atlet tuan rumah Filipina, Vietnam dan Thailand. Namun, bukan berarti atlet kurash lainnya tidak punya peluang," katanya.

Ketika disinggung masalah kondisi fisik, Deni menyebut tidak ada masalah meskipun mereka melakukan perjalanan panjang untuk menuju Clark. "Kondisi fisik anak-anak sudah kembali normal. Dan, kini mereka sudah siap tempur untuk menghadapi lawan-lawannya," jelas Deni. ***

wwwwww