Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
18 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
17 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
3
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
4
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
18 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
5
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
DPR RI
17 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
6
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Internasional
18 jam yang lalu
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Home  /  Berita  /  GoNews Group
SEA Games XXX Filipina 2019

Khasani Nazmu Shifa Dijagokan Sumbang Emas

Khasani Nazmu Shifa Dijagokan Sumbang Emas
Sabtu, 30 November 2019 22:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Cabang olahraga kurash yang akan digelar di San Fernando Hall Clark, Filipina, Minggu, 1 Desember 2019 akan mempertandingkan lima kelas yang langsung memperbutkan emas. Dari lima emas itu, Timnas Kurash Indonesia mengincar satu medali emas.

Kelima atlet kurash Indonesia yang akan tampil Maria Magdalena Ince (52kg putri), Dini Febriany (57kg putri), Khasani Nzamu Shifa 63kg Putri), Dhifa Alfais (90 Kg Putra), dan Peter Taslim (+90kg Putra).

"Hari pertama cabor kurash mempertandingkan lima kelas dengan menggunakan sistem round robin dan langsung memperebutkan medali emas. Dan, kita menjagokan Khasani Nzamu Shifa bisa mewujudkan target satu emas itu," kata Manajer Timnas Kurash Indonesia, Deni Zulfendri di Clark, Filipina, Sabtu (30/11/2019).

Harapan Deni itu cukup beralasan. Pasalnya, Khasani Nzamu Shifa merupakan peraih perunggu pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. "Kita memang menjagokan Khasani Nzamu Shifa karena prestasinya di Asian Games 2018 untuk menghadapi persaingan keras dari atlet tuan rumah Filipina, Vietnam dan Thailand. Namun, bukan berarti atlet kurash lainnya tidak punya peluang," katanya.

Ketika disinggung masalah kondisi fisik, Deni menyebut tidak ada masalah meskipun mereka melakukan perjalanan panjang untuk menuju Clark. "Kondisi fisik anak-anak sudah kembali normal. Dan, kini mereka sudah siap tempur untuk menghadapi lawan-lawannya," jelas Deni. ***


wwwwww