Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton
SEA Games XXX Filipina 2019

Edgar Dicurangi, Tim Wushu Gagal Persembahkan Emas

Edgar Dicurangi, Tim Wushu Gagal Persembahkan Emas
Menpora Zainudin Amali memberikan motivasi kepada Edgar dan kawan-kawan
Minggu, 01 Desember 2019 12:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Bukan hanya offisial Indonesia yang kecewa dengan keputusan waist/juri tetapi penonton juga ikut menyoraki saat atlet wushu andalan Indonesia, Edgar Xavier Marvelo diumumkan meraih nilai 9,58 dan berada di peringkat keempat pada nomor Changquan Putra cabor Wushu SEA Games XXX yang dimainkan di Hall World Trande Centre Manila, Filipina, Minggu (1/12/2019).

"Edgar yang diunggulkan dicurangi wasit/juri sehingga tidak mampu meraih medali emas. Semua melihat Edgar tampil sempurna dan pantas menjadi juara. Makanya, penonton menyoraki wasit/juri saat mengumumkan Edgar hanya berada di peringkat keempat," kata Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Ngatino.

Tidak fairnya wasit/juri dalam penilaian, kata Ngatino, bisa dilihat dengan adanya pengurangan nilai pada gerakan Edgar yang tidak bisa diprotes. Padahal, Edgar melakukan gerakan itu lebih dari dua detik.

"Wasit/juri menilai salah satu gerakan yang dimainkan Edgar tidak sampai dua detik padahal lebih dari dua detik. Pengurangan ini yang menyebabkan Edgar gagal mempersembahkan emas. Kita tidak bisa melakukan protes karena ketentuan dalam pengurangan gerakan ini tidak ada protes," tegasnya.

"Ya, saya kecewa dengan adanya pengurangan poin yang dilakukan wasit/juri. Tapi, saya akan berusaha untuk bisa bangkit pada nomor berikutnya. MUdah-mudahan saya bisa mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Indonesia," kata Edgar Xavier.

Medali emas direbut atlet wushu Singapura, Xiang Yong Yi dengan poin 9,70, disusul Son Wong Weng (Malaysia) meraih perak dengan nilai 9,68, dan Tran Xuan Hiep dari Vietnam dengan perunggu, nilai 9,60. Sedangkan atlet Indonesia lainnya, Seraf Naro Siregar menempati posisi kesembilan dengan nilai 9,11.

Di Taijiquan putri, Indonesia yang menurunkan Alexandra Calista Setiawan juga gagal meraih medali. Atlet berusia 18 tahun tersebut harus puas berada di peringkat 7. Medali emas direbut atlet tuan rumah, Agatha Chrystenzen Wong, disusul Basma Lachkar dari Brunei dengan perak, serta Thi Minh Huyen Tran dari Vietnam dengan perunggu.

Hasil yang sama juga diperolah pada nomor Taijiquan putra. Bobie Valentinus Gunawan hanya mampu menempati peringkat kelima dengan nilai 9,47. Emas di nomor ini diraih Choon How Loh dari Malaysia dengan nilai 9,68, disusul Hosea Wong Zheng Yu dari Brunei dengan nilai 9,59 dan Daniel Parantac dengan nilai 9,56.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali yang terlambat hadir langsung dayang ke ruang ganti dan memberikan semangat agar Edgar Xavier Marvelo bisa tampil lebih baik lagi pada nomor berikutnya.

"Ini kan olahraga tidak terukur bisa saja dilakukan kecurangan. Tetapi, saya minta Edgar Xavier jangan terlarut dalam kekecewan dan harus bangkit untuk menghadapi pertandingan selanjutnya sehingga bisa meraih emas," katanya. ***

wwwwww