Home > Berita > Umum

Jejak Kaki Harimau Bikin Resah, BBKSDA Riau Imbau Warga Hati-hati

Jejak Kaki Harimau Bikin Resah, BBKSDA Riau Imbau Warga Hati-hati
Jejak Kaki Harimau di Riau. (Merdeka.com)
Senin, 02 Desember 2019 15:14 WIB
PEKANBARU - Warga perbatasan Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru digegerkan dengan adanya tapak harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae). Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terjunkan tim ke lokasi.

"Iya sepertinya itu tapak harimau sumatera. Karena dilihat dari jejak di jalan tanah tepatnya di Desa Karya Indah," ujar Kabid Wilayah II BBKSDA Riau, Heru Sutmantoro Senin (2/12).

Lokasi temuan jejak satwa berbulu belang itu berada di Desa Karya Indah, Tapung Kabupaten Kampar, berbatasan dengan ibu kota Provinsi Riau.

Harimau sumatera yang melintas di desa tersebut diperkirakan berasal dari kawasan hutan taman raya (Tahura) yang tak jauh dari lokasi tersebut.

"Pagi tadi ditemukan jejak tapak harimau itu. Sangat jelas terlihat, karena tadi malam hujan turun di sekitar lokasi," ucap Heru.

Warga Diimbau Waspada

Menurut Heru, desa tersebut bisa jadi merupakan wilayah jelajah harimau. Makanya, temuan itu dianggap hal biasa karena memang lokasi harimau yang melintas. Langkah harimau di wilayah jelajahnya tidak bisa dibatasi. Bahkan tidak mungkin harimau harus terus menerus berada di hutan Tahura.

Meski begitu, Heru mengimbau agar masyarakat di sekitar lokasi untuk berhati-hati dalam beraktivitas. Warga juga diminta untuk selalu waspada dalam melakukan perjalanan.

"Memang rumah dia (harimau) di sekitaran loaksi itu. Wilayah jejahnya juga. Tapi warga juga waspada. Sampai sejauh inikan tidak ada konflik secara fisik dengan manusia," jelas Heru.

Heru belum bisa memastikan apakah tapak itu merupakan harimau dewasa atau masih anakan. Namun dia memperkiarakan harimau sudah berusia remaja.

"Usianya antara pertengahan remaja dengan dewasa. Tapi belum dipastikan, karena tidak ada pembanding. Saat ini, tim BBKSDA sedang mengecek berapa ukuran tapak tersebut," terang Heru.

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Umum, Peristiwa, DKI Jakarta, Riau

GoNews Terjerat Semak Belukar, Tapir Ukuran Besar di Bengkalis Terluka
GoNews Warga Tenayan Raya Heboh Jejak Harimau di Pemukiman, Ini Hasilnya Setelah Dicek BBKSDA Riau
GoNews Bantai dan Makan Daging Burung Rangkong, Satu Warga Kuansing Jadi Buronan Polisi
GoNews Berkemungkinan Sadar Keberadaan Petugas, Predator Misterius Bonita Menghilang sudah Sepekan
GoNews BBKSDA Riau Bangun Kemitraan Konservasi Hutan di Kampar
GoNews 42 Hari Perburuan Belum Berhasil, BBKSDA Riau Akhirnya Datangkan Pawang Harimau dari Aceh
GoNews Jejak Kaki Misterius yang Muncul di Kebun Sawit Desa Pangkalan Kerinci Timur Bikin Warga Takut
GoNews Gajah Liar Sumatera yang Terancam Punah Melahirkan di Habitat Suaka Margasatwa Balai Raja Riau
GoNews 3 Orang Tewas, Berikut Sederet Kasus Penyerangan Hewan Buas yang Terjadi di Riau Sepanjang 2017
GoNews TNI AL Dumai Gagalkan Penyelundupan Ratusan Satwa Trenggiling, 2 Orang Diamankan
GoNews Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan Hampir Seribuan Ekor Burung Jenis Jalak dan Kacer Asal Malaysia
GoNews Tumbuh Hampir 4 Meter, Bunga Bangkai yang Ditemukan di Riau Ini Disebut Tertinggi di Dunia, Begini Penampakannya
GoNews Tindakan Preventif, Hindarkan Konflik Manusia dengan Satwa Dilindungi di Pelalawan
GoNews 1 Korban Keributan Antar-Kampung di Tanah Datar Sumbar Kritis
GoNews MPR: Semua Fraksi Sepakat Haluan Negara Dimunculkan Kembali
GoNews Sebarkan Video Hoax Tentang Mesjid Terbakar di YouTube, Seorang Pria di Riau Ditangkap Tim Cyber Ditreskrimsus Polda Riau
GoNews Mau Mulai Berbisnis tapi Takut Ribet? Baca Inpres 7/2019 Ini!
GoNews Oknum Guru di Malang Cabuli Belasan Murid dengan Modus Kegiatan Modelling
wwwwww