Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Badminton

Wantimpres, Parpol atau Profesional?

Wantimpres, Parpol atau Profesional?
Dok. Kompas.com
Senin, 02 Desember 2019 11:20 WIB
JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo menilai kursi Wantimpres layak diisi ketum partai koalisi karena punya basis massa sampai daerah.

"Saya setuju Wantimpres diisi Ketua Umum parpol koalisi seperti Surya Paloh, Oesman Sapta, Diaz Hendropriyono, Grace Natalie dan lainnya, karena memiliki basis massa sampai daerah jadi bisa tutut meneruskan program Presiden sampai masyarakat," kata Bambang Soesatyo kepada wartawan, Minggu (1/12/2019).

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, mengingatkan adanya konsekuensi politik di internal Parpol ketika pimpinan atau pengurus harian menjabat Wantimpres. Meskipun, Arsul menegaskan, komposisi Wantimpres merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden.

"UU Wantimpres sendiri tidak melarang Ketum atau petinggi partai lainnya untuk menjadi Wantimpres, hanya siapa yang diangkat di situ harus mengundurkan diri dari posisi sebagai pimpinan atau pengurus harian partai dalam waktu 6 bulan," jelas Arsul Sani.

Beberapa hari lalu, usai menghadiri upacara peringatan Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Sumatera Barat, Kepala Staf Kepresidenan (Kasetpres) Moeldoko mengungkapkan, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) akan segera diumumkan dan akan lebih banyak diisi orang-orang profesional.

"Wantimpres akan kurang dari partai politik, tapi lebih kepada pengalaman dan profesional. Pengalaman biasanya yang akan ditunjuk itu adalah orang-orang yang berpengalaman dan memiliki wise," kata Moeldoko.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww