Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
4 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
6 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
5
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
5 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
6
Jokowi Titahkan Prabowo Jadi 'Bos' Lumbung Pangan RI
Ekonomi
21 jam yang lalu
Jokowi Titahkan Prabowo Jadi Bos Lumbung Pangan RI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tak Ada Perubahan Sejak Zaman Belanda, Stasiun Kereta Api Pariaman akan Dikembangkan, Sejumlah Kios Ditertibkan

Tak Ada Perubahan Sejak Zaman Belanda, Stasiun Kereta Api Pariaman akan Dikembangkan, Sejumlah Kios Ditertibkan
Sejumlah kios di sekitar stasiun kereta api Pariaman ditertibkan karena stasiun tersebut akan dikembangkan. (foto: Peri/Covesia.com)
Selasa, 03 Desember 2019 19:35 WIB
PARIAMAN - Guna melakukan pengembangan dan penataan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumbar menertibkan delapan kios warga yang berdiri di atas PT KAI di sekitar stasiun kereta api Kota Pariaman.

"Penertiban ini, untuk mendukung rencana pengembangan atau renovasi bangunan di stasiun Kota Pariaman ini," kata Manager Penjagaan Aset dan Komersial Non Angkutan PT KAI Divre II Sumbar, Indra Diva, saat penertiban di Pariaman, Selasa (3/12/2019) seperti dikutip dari laman Covesia.com.

Lanjut Indra Diva, hal itu demi meningkatan pelayanan kepada penumpang kereta api. Karena stasiun di Kota Pariaman ini belum ada pengembangan sejak zaman Belanda hingga sekarang.

"Sehingga fasilitas di stasiun Kota Pariaman ini tidak lengkap, mulai dari mushala yang tidak ada, ruang menyusui, hingga ruang kepala stasiun. Maka stasiun tersebut tidak memenuhi syarat pelayanan yang telah ditetapkan," ucapnya.

Dikatakan Indra Diva, pembangunan direncanakan akan dimulai pelaksanaannya minggu kedua bulan ini.

"Untuk sejumlah kios yang ditertibkan itu, selama inikan disewakan, tapi sekitar enam bulan yang lalu kontraknya sudah kami putus," jelasnya.

Kemudian kata Indra Diva, untuk pemberitahuan terkait pembangunan tersebut dilakukan pihaknya sejak tiga bulan lalu kepada penyewa lahan milik KAI di daerah itu. Bahkan sudah memberikan uang untuk biaya pembongkaran.

"Sebenarnya yang membongkar kios tersebut hendaknya penyewa, karena kami telah memberikan uang bongkarnya. Jadi kami toleransi saja, maka kami membantu untuk membongkar," katanya. (cvs)

Editor:arie rh
Sumber:covesia.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Sumatera Barat

wwwwww