Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
13 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
2
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
MPR RI
11 jam yang lalu
Gus Jazil: Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari
3
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
11 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
4
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
Olahraga
8 jam yang lalu
Aep Pertahankan Gelar Dengan Kemenangan KO
5
PSS Hadapi Persik Kediri Jadi Laga Pembuka
Sepakbola
9 jam yang lalu
PSS Hadapi Persik Kediri Jadi Laga Pembuka
6
Nazaruddin Dek Gam Berharap Persiraja Berikan Yang Terbaik
Sepakbola
8 jam yang lalu
Nazaruddin Dek Gam Berharap Persiraja Berikan Yang Terbaik
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Luhut: Yang Bilang Saya Menteri Segala Urusan, Otaknya Keliru

Luhut: Yang Bilang Saya Menteri Segala Urusan, Otaknya Keliru
Selasa, 10 Desember 2019 15:42 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Panjaitan mendapatkan kritik pedas dari banyak kalangan lantaran dinilai kerap ikut campur dalam berbagai persoalan yang bukan bidangnya.

Menjawab kritik tersebut, Luhut mengatakan bahwa dirinya merupakan menteri koordinator yang tugasnya mengoordinasi kementerian di bawahnya.

"Kalau orang bilang saya ngurusin semua ya memang otaknya dia memang keliru sudah," ucap Menko Luhut di sela-sela Coffee Morning dengan awak media, di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).

"Kalau kamu sudah selesaikan satu, kamu harus koordinasi dengan kementerian lain," tambahnya.

Sebagai contoh, dalam pembangunan LRT Jabodetabek, lanjut Luhut, yang merupakan tanggung jawab Menteri Perhubungan harus berhubungan dengan kementerian di bawah koordinasinya yakni Kementerian ATR/BPN.

"LRT di perhubungan ada hubungannya enggak dengan ATR? Ada kan," timpalnya.

Selain itu, Luhut juga kerap melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan dianggap segelintir orang terlalu ikut campur. Hal itu dilakukannya untuk mempercepat kerja kementerian yang ada di bawahnya.

"Kalau dibilang cawe-cawe, ya harus cawe-cawe kalau mau selesai tapi untuk program kita," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:GoNews Group, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww