Bamsoet: Stabilitas Politik Kunci Indonesia Tidak Terjerumus ke Jurang Resesi

Bamsoet: Stabilitas Politik Kunci Indonesia Tidak Terjerumus ke Jurang Resesi
Dok. MPR RI
Kamis, 12 Desember 2019 08:22 WIB
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi para pelaku usaha industri dari mulai hulu hinggi hilir, yang tetap gigih menggenjot aktifitas perekonomian, ditengah situasi perekonomian dunia yang sedang sulit akibat perang dagang Amerika - China. Karena kegigihan pelaku usaha itulah, Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan yang relatif stabil.

"Di tengah banyaknya pilihan melakukan bisnis di sektor strategis, Bapak dan Ibu memberikan kepercayaan untuk berbisnis mengembangkan dan memajukan PT. Adedanmas, dealer resmi Mercedes-Benz. Walaupun dari perspektif industri, penjualan kendaraan sepanjang tahun 2019 cukup berat, termasuk bagi mobil kelas premium. Namun dengan pemanfaatan strategi bisnis yang optimal dan dilandasi semangat optimistisme, saya yakin seiring perbaikan kondisi perekonomian, membaik pula pendapatan dan pengeluaran masyarakat," ujar Bamsoet saat  Pengenalan Pemegang Saham PT Adedanmas, di Jakarta, Rabu (11/12/19).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mendapatkan info, sampai akhir tahun ini setidaknya maintenance market mobil kelas premium termasuk Mercedes-Benz ada di atas angka 46 persen. Tentu hal ini merupakan capaian yang harus diberikan apresiasi.

"Pencapaian ini tentunya didukung kerja keras yang dilakukan oleh para stakeholder. Saya meyakini para pihak di PT. Adedanmas telah berdedikasi optimal mencapai rencana bisnis yang telah ditetapkan dengan langkah tepat. Khususnya, memanfaatkan aspek-aspek pertumbuhan ekonomi, maupun penjualan melalui basis-basis konsumen secara langsung," tutur Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menuturkan, di tengah kondisi perekonomian yang semakin kompleks dengan beragam tantangan sekaligus peluang ini, stabilitas politik nasional menjadi kunci indikator agar Indonesia tak terjerumus dalam jurang resesi. 

"Selalu ada keterikatan antara kondisi politik dengan kondisi perekonomian suatu negara. Patut kita syukuri, bahwa kekhawatiran timbulnya gejolak politik yang mengganggu kondisi perekonomian nasional pasca Pemilu 2019, ternyata tidak terbukti. Dan, hingga menjelang pergantian tahun 2020 ini, kondisi politik kita pun terpantau relatif stabil. Kondisi ini tentunya mendorong terwujudnya iklim perekomian yang semakin kondusif," pungkas Bamsoet.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Ekonomi, GoNews Group

wwwwww