Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
21 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
15 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
14 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Puan Sebut Nasib Gibran ada 'di Tangan Emaknya'

Puan Sebut Nasib Gibran ada di Tangan Emaknya
Silaturahmi Ketua DPR RI, Puan Maharani dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen. (GoNews.co)
Jum'at, 13 Desember 2019 21:10 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani turut bicara soal pencalonan keluarga besar Presiden Joko Widodo yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah 2020.

Dimana putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang mendaftar sebagai bakal calon walikota Solo, serta menantu Jokowi, Bobby Nasution juga mendaftar sebagai bakal calon walikota Medan.

Kepada wartawan, Puan Maharani memastikan kendati berstatus keluarga Presiden Jokowi, Bobby dan Gibran tetap akan mengikuti mekanisme yang ditetapkan partai dalam penjaringan calon kepala daerah.

Tentu saja karena masuknya dari PDIP, akan ikuti mekanisme fit and proper test yang ada di PDIP," ujar Puan saat menggelar silaturahmi dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Bandar Djakarta, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (13/12).

Puan memastikan dengan terdaftarnya dua nama itu tidak dapat disimpulkan merusak dinamika kader. Pasalnya, PDIP selalu mengusung kader partai yang dibuktikan dengan kartu keanggotaan.

"Gibran setahu saya itu sudah masuk dalam PDIP. Kemudian Bobby biasanya calon yang masuk akan maju jadi calon dari PDIP, itu sudah punya kartu anggota dari PDIP. Atau bisa juga mewakili PDIP," terangnya.

Soal siapa yang akan diusung, kata Puan adalah siapapun nanti yang mendapat rekomendasi dari Ketua Umum PDIP, 'Emaknya' yakni Megawati Soekarnoputri. Termasuk nasib Gibran dan Bobby.

Ditentukan) ketua umum, rekomendasi itu ada di ketua umum," demikian ketua DPR RI ini.***

wwwwww