Lindungi Pedagang Lokal, Pemko Padang Tegas Menolak Indomaret

Lindungi Pedagang Lokal, Pemko Padang Tegas Menolak Indomaret
Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran, Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, dan Ketua KNPI Padang Megri Fernando. (foto: harianhaluan.com)
Sabtu, 14 Desember 2019 22:49 WIB
PADANG - Dalam membangun ekonomi masyarakat di Kota Padang, Pemerintah Kota (Pemko) berupaya untuk mendukung penuh segala bentuk usaha yang dijalankan oleh masyarakat lokal.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa di sela-sela acara diskusi bertajuk "Peran Pemuda Dalam Membangun Daerah", Sabtu (14/12/2019) di HHUB Coworking lantai 4 Basko Hotel Padang.

Dikutip dari harianhaluan.com, Hendri menyebutkan, saat ini banyak pihak-pihak ingin berinvestasi bisnis di Kota Padang. Dia mengaku, pernah ditawarkan salah satu investor untuk membangun Indomaret.

Ketika pergi ke salah satu kota yang kebetulan banyak berdiri Indomaret, Wakil Wali Kota yang baru dilantik pada Mei lalu ini secara spontan melakukan eksperimen kepada masyarakat lokal yang berprofesi sebagai pedagang.

Alhasil, tanggapan dari masyarakat lokal sangat memprihatinkan. Keberadaan Indomaret membuat penjualan para pedagang lokal bisa dikatakan lumpuh. Karena sistem yang dijalankan oleh Indomaret diduga tidak fair dalam membanderol harga.

“Kita tidak bermaksud berbicara etnis, tapi bisa dilihat sistem mereka itu sangat tidak bagus. Mereka menjual harga semurah mungkin, ini membuat adanya ancaman bagi pedagang lokal kita. Untuk itu, kita tegaskan bahwa Pemko Padang menolak hadirnya Indomaret!," katanya. (hln)

Editor:arie rh
Sumber:harianhaluan.com
Kategori:GoNews Group, Umum, Ekonomi, Sumatera Barat

wwwwww