Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
23 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
16 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
14 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
23 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Banjir di Dharmasraya, Satu Bocah Meninggal, 327 Rumah Tergenang dan 300 Hektare Lahan Pertanian Rusak

Banjir di Dharmasraya, Satu Bocah Meninggal, 327 Rumah Tergenang dan 300 Hektare Lahan Pertanian Rusak
Banjir yang terjadi di Dharmasraya, Sumatera Barat menyebabkan 327 rumah warga tergenang air dan 300 hektare lahan pertanian rusak. (foto: dok. BPBD Dharmasraya/Kompas.com)
Senin, 16 Desember 2019 10:29 WIB
DHARMASRAYA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat ada 327 rumah yang tergenang banjir pada Jumat (13/12/2019) lalu. Selain itu, banjir juga menyebabkan satu bocah berusia 3,5 tahun tewas akibat terseret banjir. 
 

Lahan pertanian yang mengalami kerusakan diperkirakan sekitar 300 hektare yang didominasi tanaman padi dan jagung.

"Banjir Dharmasraya yang melanda empat kecamatan menyebabkan 327 rumah terdampak, satu orang korban meninggal dunia dan 300 hektare lahan pertanian rusak," kata Kepala BPBD Dharmasraya, Eldison, seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (16/12/2019).

Eldison mengatakan, terhitung sejak 13 Desember lalu, Pemkab Dharmasraya telah menetapkan status tanggap darurat hingga 19 Desember. "Pemkab menetapkan status tanggap darurat terhitung 13 Desember hingga 7 hari ke depan," kata Eldison.

Saat ini, pihaknya telah mensiagakan petugas, peralatan dan alat berat selama masa tanggap darurat. "Kami siagakan petugas. Perahu karet kita ada satu dan kita minta bantu dua buah ke provinsi. Kemudian alat berat ada di PU," jelas Eldison.

Sebelumnya diberitakan, banjir setinggi tiga meter di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menyebakan ratusan Kepala Keluarga (KK) terisolasi.

Tak hanya merendam rumah warga, banjir menyebabkan akses jalan lumpuh. Hujan deras yang mengguyur Dharmasraya sejak Kamis malam hingga Jumat menyebabkan empat kecamatan dilanda banjir.

Ada dua kecamatan yang terdampak paling parah, yaitu Kecamatan IX Koto dan Pulau Punjung. Selain Kecamatan IX Koto dan Pulau Punjung, banjir juga merendam Kecamatan Padang Laweh dan Timpeh. (kpc)

 

Editor:arie rh
Sumber:kompas.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww