Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
10 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Gubernur Minta Penangguhan Gaji ASN yang Tak Daftarkan Rekening Istri

Gubernur Minta Penangguhan Gaji ASN yang Tak Daftarkan Rekening Istri
Foto: Ist.
Sabtu, 21 Desember 2019 11:44 WIB
GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta kepada pimpinan OPD untuk memperketat kebijakan gaji PNS pria untuk ditransfer ke rekening istrinya. Ia menilai kebijakan yang sudah ada sejak 1 Maret 2012 itu kini mulai diabaikan aparaturnya.

"Saya mendapatkan banyak keluhan dari para istri PNS bahwa gaji suaminya tidak lagi masuk ke rekening istri. Entah dialihkan atau bagaimana saya kurang tahu. Makanya saya minta pimpinan OPD mengevaluasi lagi kebijakan ini," ucap Rusli melalui sambungan telpon, seperti dikutip dari sindonews.com, Sabtu (21/12/2019).

Gubernur Rusli menekankan agar kebijakan ini mulai diefektifkan kembali 2 Januari 2020. Ia meminta agar bendahara OPD tidak membayarkan gaji bagi PNS yang belum menyetorkan rekening istrinya.

"Kebijakan ini tolong diseriusi. Sampai Januari ada yang belum menyetorkan rekening istrinya maka gaji yang bersangkutan saya minta ditangguhkan," imbuhnya.

Rusli berharap dengan kebijakan ini dapat meminimalisir konflik rumah tangga PNS yang dipicu transparansi pengelolaan keuangan suami-istri. Rusli menyebut tidak sedikit aparaturnya yang tidak lagi menafkahi istri dengan berbagai alasan. Bahkan ada yang tidak mengetahui berapa total penghasilan suaminya setiap bulan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Gorontalo, DKI Jakarta, Voli, Badminton
wwwwww