Wufest Taolu Championship 2019

Kakak Adik Sama-sama Berjaya

Kakak Adik Sama-sama Berjaya
Ecclesio Ryuu Erdest
Minggu, 22 Desember 2019 23:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Celestine Aiko Erdest dan Ecclesio Ryuu Erdest merupakan kakak adik yang terbilang sukses di Festival Wushu bertajuk Wufest Taolu Championship 2019. Keduanya sama-sama meraih dua emas di nomor yang serupa kategori masing-masing.

Celestine Aiko, sang kakak, sukses meraih emas di nomor Chang Quan C (tangan kosong utara) dan Jian Shu C (pedang). Sedangkan Ecclesio Ryuu, sang adik, memperoleh emas di Chang Quan D dan Jian Shu C.

Selain emas, dua atlet asal Laba Laba Sakti Jakarta tersebut juga menyabet medali lain. Celestine yang akrab disapa Celin, mendulang perunggu di nomor Qiang Shu C (tombak), sedangkan Ryuu memperoleh perak di Qiang Shu D.

Celine berhasil mengambil hati para dewan juri dengan memainkan tangan kosong yang sempurna di nomor Chang Quan C. Ia memperoleh nilai tertinggi 8.46, unggul tipis atas rekan satu perguruan, Christina Maria Gweneth Samudi yang mendapatkan skor 8.45. Adapun medali perunggu diperoleh atlet Wushu Rajawali Sakti, Alyssa Citra Efendy dengan nilai 8.39.

Celine sejatinya tak ditarget muluk-muluk pada festival yang digelar Siwo PWI Pusat dan PB WI ini. Hal itupula yang diucapkan Ayah Celine, Rudy Kustanto. "Soal target memang ada, tapi tidak terlalu dipaksakan karena masih anak-anak. Tapi senang dan bangga anak-anak kami bisa meraih prestasi di sini," tutur Rudy usai upacara penutupan di Wisma Serba Guna Senayan, Jakarta, Minggu (22/12/2019).

Celestine Aiko Erdest

Rudy mengatakan, semula putra-putrinya tak diikutkan diikutkan olahraga wushu hanya untuk mengisi kegiatan di luar rumah. Namun ketika didaftarkan ke Perguruan Laba Laba Sakti, Celine diakui pelatihnya, memiliki bakat yang bagus. "Padahal sebelumnya dia menekuni balet. Tapi itu ditinggalkan dan kini fokus ke wushu karena melihat prestasinya sekarang," terangnya.

Celine sendiri mengaku bahagia bisa membawa pulang tiga medali, yakni dua emas dan satu perunggu. Ini akan jadi prestasi yang tak pernah dilupakan, karena sebelumnya dia hanya memperolehh medali perunggu kala tampil pada Kejurnas di Bangka, November lalu. "Saya rasanya senang dapat juara. Saya ingin prestasi saya terus meningkat seperti Koh Edgar," tutur pewushu cilik kelahiran Jakarta, 6 April 2010 ini. ***


wwwwww