Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
18 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Geert Wilders Kembali Rencanakan Kontes Kartun Nabi Muhammad

Geert Wilders Kembali Rencanakan Kontes Kartun Nabi Muhammad
Foto: reuters
Minggu, 29 Desember 2019 17:52 WIB
AMSTERDAM - Anggota parlemen Belanda, Geert Wilders menyatakan telah menghidupkan kembali rencananya untuk mengadakan kontes kartun karikatur Nabi Muhammad sallaahu'alaihi wasallam.

Dalam sebuah posting di Twitter pada Sabtu malam, Wilders meminta orang untuk mengirim kartun Muhammad karya mereka.

Mengutip Reuters pada Minggu (29/12/2019), Pemimpin partai oposisi terbesar di parlemen Belanda itu menulis, "kebebasan berbicara harus menang atas kekerasan dan fatwa Islam,".

Agustus tahun lalu, rencana serupa sempat dibatalkan karena takut akan munculnya serangan di Belanda. Pembatalan kala itu ditempuh pasca polisi menangkap seorang pria yang mengancam akan membunuh Wilders karena rencana kontes kartun rasul itu.

Pada saat itu, rencana untuk mengadakan kontes juga mendorong demonstrasi besar-besaran di Pakistan, yang diselenggarakan oleh partai Islam Tehreek-e-Labbaik, yang meminta negara-negara Islam untuk memutuskan semua hubungan dengan Belanda.

Gambar Nabi Muhammad secara tradisional dilarang dalam Islam sebagai penyembah berhala. Karikatur dianggap oleh sebagian besar Muslim sebagai sangat ofensif.

Pada tahun 2005, surat kabar Denmark Jyllands-Posten menerbitkan kartun Mohammad yang memicu demonstrasi di seluruh dunia Muslim serta beberapa upaya untuk membunuh editor atau kartunisnya Kurt Westergaard.

Sepuluh tahun kemudian, sepasang pria bersenjata Islam menewaskan 12 orang di kantor majalah Charlie Hebdo di Paris, yang juga dikenal karena menerbitkan kartun satir Nabi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Reuters
Kategori:Badminton, Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww