Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
20 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
2
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan 'Packaging'
Peristiwa
20 jam yang lalu
Penguatan Identitas Kuliner Lokal, BOPLBF Gelar Pelatihan Makanan Siap Saji dan Packaging
3
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
Peristiwa
2 jam yang lalu
Viral Ustaz Abdul Somad Dikawal TNI saat Ceramah di Lampung
4
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
Peristiwa
20 jam yang lalu
LaNyalla Desak Kapolri Usut Kasus Pembunuhan dan Penangkapan Jurnalis di Sulsel
5
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
DPR RI
20 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
6
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Peristiwa
19 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Hubungan China-Indonesia Mesti Dievaluasi, Jika Natuna Terancam

Hubungan China-Indonesia Mesti Dievaluasi, Jika Natuna Terancam
Ilustrasi: pegi-pegi
Senin, 06 Januari 2020 12:13 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi 1 DPR RI Fraksi Demokrat, Darizal Basir, meminta TNI untuk meningkatkan patroli di sepanjang zona ekonomi eksklusif.

"Tidak ada toleransi untuk siapapun yang mencoba-coba mengklaim wilayah kedaulatan Indonesia setapak-pun, baik di darat maupun di Laut," kata Darizal pada wartawan, Senin (6/1/2019).

Lebih lanjut Darizal menegaskan bahwa prinsip hubungan bilateral antar dua negara harus dilandasi oleh semangat kesetaraan, saling menghormati wilayah kedaulatan masing-masing.

"Sebagai sahabat mestinya Pemerintah China menghormati wilayah kedaulatan Indonesia, apalagi terkait batas wilayah perairan/laut sudah diputuskan di PBB," katanya.

"Jika Pemerintah China masih bersikeras mengklaim perairan natuna, saya kira sepatutnya dievalusi lagi hubungan Kerjasama Indonesia-China selamat ini," kata dia.

Dalam rangka antisipasi menghadapi situasi yang sama kedepan, Darizal mendesak Kementerian Pertahanan untuk melakukan percepatan capaian program Minimum Essential Force (MEF), khususnya di matra Laut dan Udara.

"Ancaman militer dari luar semakin jelas. Tidak ada pilihan lain, Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan harus segera melakukan percepatan realisasi MEF tahap ini, khususnya di matra Laut dan Udara," pungkas Darizal.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Umum, Politik, DKI Jakarta, Kepulauan Riau

wwwwww