Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
7 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
12 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Badminton

Ternyata Natuna Simpan Gas Alam Terbesar

Ternyata Natuna Simpan Gas Alam Terbesar
Ilustrasi: PGN
Senin, 06 Januari 2020 13:34 WIB
JAKARTA - Natuna dilirik China, polemik pun terus bergulir. Ternyata di Natuna, tepatnya di Blok East Natuna, terkandung cadangan gas alam sebanyak 49,87 triliun kaki kubik (TCF), dan ini adalah lokasi dengan cadangan terbesar dari total cadangan gas Indonesia yang mencapai 144,06 TCF.

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), cadangan gas bumi sebanyak 144,06 TCF itu, terdiri dari cadangan terbukti (P1) sebesar 101,22 TSCF dan cadangan potensial (P2) 42,84 TSCF.

Selain di Blok East Natuna, cadangan besar tercatat ada di Blok Masela di Maluku sebanyak 16,73 TCF, Blok Indonesia Deepwater Development (IDD) di Selat Makassar sebanyak 2,66 TCF, dan lainnya.

East Natuna direncanakan baru bisa memproduksi gas pada tahun 2027. Lamanya produksi karena belum ada teknologi yang mempuni untuk menyedot gas di kedalaman laut Nantuna.

Berbeda dengan blok lain di Natuna, gas yang diproduksi dari East Natuna tak dijual melalui pipa ke Singapura, namun diharapkan bisa disalurkan ke Jawa lewat pipa yang tersambung dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Selatan dan sampai ke Jawa Tengah.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:kompas.com
Kategori:Badminton, PON, DKI Jakarta, Kepulauan Riau
wwwwww