Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
19 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
20 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
8 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jaringan Penjualan Senjata Ilegal Terungkap, ADG jadi Sorotan

Jaringan Penjualan Senjata Ilegal Terungkap, ADG jadi Sorotan
Ilustrasi: Ist.
Kamis, 09 Januari 2020 12:45 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan membongkar praktik penjualan senajata api ilegal milik Abdul Malik, tersangka penodongan senjata pada Siswa SMA di Kemang.

Sedikitnya 3 orang terlibat dalam transaksi senjata yang digunakan oleh Abdul Malik. Ketiganya, yakni pria berinisial Y, ADG, dan MSA.

Polisi menangkap jaringan penjualan senjata ilegal itu pada Minggu (29/12/2019) di tempat yang berbeda.

"Pelaku ADG ditangkap di rumahnya, Mampang Prapatan. Kemudian pelaku MSA ditangkap di sekitar rumahnya di Pinang Ranti dan Y ditangkap di Duren Sawit," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).

Salah satu tersangka jaringan penjualan senjata api ilegal ini, ADG, menjadi sorortan karena disebut-sebut sebagai putra salah satu akrtis senior di Indonesia. Tapi polisi memastikan tak memeriksa aktris tersebut, "karena tidak berkaitan dengan kasus,".***


wwwwww