Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
14 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Jaringan Penjualan Senjata Ilegal Terungkap, ADG jadi Sorotan

Jaringan Penjualan Senjata Ilegal Terungkap, ADG jadi Sorotan
Ilustrasi: Ist.
Kamis, 09 Januari 2020 12:45 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan membongkar praktik penjualan senajata api ilegal milik Abdul Malik, tersangka penodongan senjata pada Siswa SMA di Kemang.

Sedikitnya 3 orang terlibat dalam transaksi senjata yang digunakan oleh Abdul Malik. Ketiganya, yakni pria berinisial Y, ADG, dan MSA.

Polisi menangkap jaringan penjualan senjata ilegal itu pada Minggu (29/12/2019) di tempat yang berbeda.

"Pelaku ADG ditangkap di rumahnya, Mampang Prapatan. Kemudian pelaku MSA ditangkap di sekitar rumahnya di Pinang Ranti dan Y ditangkap di Duren Sawit," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).

Salah satu tersangka jaringan penjualan senjata api ilegal ini, ADG, menjadi sorortan karena disebut-sebut sebagai putra salah satu akrtis senior di Indonesia. Tapi polisi memastikan tak memeriksa aktris tersebut, "karena tidak berkaitan dengan kasus,".***

wwwwww