Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
21 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
22 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
21 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
5
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
20 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
21 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dua WNI Ditangkap Penjaga Pantai Singapura

Dua WNI Ditangkap Penjaga Pantai Singapura
Rabu, 15 Januari 2020 13:35 WIB
JAKARTA - Korps Penjaga Pantai Singapura menangkap dua warga Indonesia yang hendak diselundupkan melalui wilayah perairan. Mereka juga membekuk kapten kapal asal Malaysia yang membawa dua WNI tersebut.

Menurut laporan petugas, kedua WNI akan diselundupkan ke Singapura dengan menumpang kapal berbahan serat kaca. Dua WNI itu ingin mencari kerja.

Ketika kapal itu dicegat, dua orang sempat melompat ke laut. Sedangkan satu orang lagi tetap berada di kapal. Satu orang yang melompat ke laut berusaha berenang untuk mencapai perahu yang dia tinggalkan. Namun, upayanya dicegah aparat penjaga pantai, seperti disebutkan oleh Malaysia Kini, Selasa (14/1).

Kedua WNI adalah lelaki berusia 44 tahun dan seorang perempuan berumur 41 tahun.

Kapten kapal asal Malaysia juga ditangkap dan terancam hukuman penjara maksimal lima tahun dan hukum tiga kali cambuk.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:RMOL.ID
Kategori:GoNews Group, Umum, Peristiwa, Pemerintahan, DKI Jakarta

wwwwww