Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
14 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
2
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
14 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
3
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
6 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
6 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
6
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Asabri Buka Kemungkinan Tempuh Jalur Hukum

Asabri Buka Kemungkinan Tempuh Jalur Hukum
Suasana kantor Asabri per Desember 2019. (Foto: Republika)
Kamis, 16 Januari 2020 16:47 WIB
JAKARTA - Direktur Utama PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) Sonny Widjaja, menegaskan siap menempuh jalur hukum terkait pernyataan tak sesuai fakta soal perseroannya.

Ia mengimbau pihak-pihak yang ingin berbicara tentang Asabri untuk menggunakan data dan fakta yang sudah terverifikasi.

"Hentikan pendapat membicarakan yang cenderung tendensius dan menjurus negatif yang mengakibatkan kegaduhan,” ujar Sonny di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Jika hal ini terus berlangsung-pernyataan keliru tentang perseroannya terus beredar, Ia menegaskan, "maka dengan sangat menyesal, saya akan menempuh jalur hukum,".

"Mari kita sama-sama berpikir jernih dan positif. Terima kasih,” tandas Sonny.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM Mahfud MD sempat mengatakan bahwa ada indikasi korupsi di Asabri dengan total nilai kerugian mencapai Rp 10 triliun.

Kemarin, Rabu (15/1/2020), Karo Penmas Div. Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono, menyatakan, Polri sudah melakukan penyeledikan terkait Asabri.

"Kita tunggu saja perkembangan penyelidikan," kata Argo di Trunojoyo, Jakarta Selatan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Ekonomi, Hukum, GoNews Group

wwwwww