Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
6 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Badminton

Deny JA Minta Jabatan Komisaris PT Inalum ke Luhut, Gerindra: Tanda Rekayasa Survei Pilpres

Deny JA Minta Jabatan Komisaris PT Inalum ke Luhut, Gerindra: Tanda Rekayasa Survei Pilpres
Kamis, 16 Januari 2020 14:30 WIB
JAKARTA - Adanya rekayasa survei di Pilpres 2019 diindikasikan pernyataan bos LSI Denny JA di group WhatsApp sangat viral yang minta jatah komisaris PT Inalum.

"Nyasarnya “WA” pemilik lembaga survei ternama kpd Menko, tanda adanya rekayasa surpay di pilpres lalu,” kata politikus Gerindra Iwan Sumule di akun Twitter-nya @IwanSumule86.

Menurut Iwan, dugaan rekayasa survei Pilpres 2019 di mana pemilik lembaga survei yang sangat terkenal itu menuntut jabatan sebagai balas jasa menangkan Pilpres 2019.

Selain itu, ia menduga suap komisioner KPU yang sudah mengundurkan diri Wahyu Setiawan ada dugaan rekayasa pemilu dan pilpres 2019.

"Suap kepada komisioner @KPU_RI pun tanda adanya kecurangan di pemilu lalu,” pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww