Home  /  Berita  /  GoNews Group

Deny JA Minta Jabatan Komisaris PT Inalum ke Luhut, Gerindra: Tanda Rekayasa Survei Pilpres

Deny JA Minta Jabatan Komisaris PT Inalum ke Luhut, Gerindra: Tanda Rekayasa Survei Pilpres
Kamis, 16 Januari 2020 14:30 WIB
JAKARTA - Adanya rekayasa survei di Pilpres 2019 diindikasikan pernyataan bos LSI Denny JA di group WhatsApp sangat viral yang minta jatah komisaris PT Inalum.

"Nyasarnya “WA” pemilik lembaga survei ternama kpd Menko, tanda adanya rekayasa surpay di pilpres lalu,” kata politikus Gerindra Iwan Sumule di akun Twitter-nya @IwanSumule86.

Menurut Iwan, dugaan rekayasa survei Pilpres 2019 di mana pemilik lembaga survei yang sangat terkenal itu menuntut jabatan sebagai balas jasa menangkan Pilpres 2019.

Selain itu, ia menduga suap komisioner KPU yang sudah mengundurkan diri Wahyu Setiawan ada dugaan rekayasa pemilu dan pilpres 2019.

"Suap kepada komisioner @KPU_RI pun tanda adanya kecurangan di pemilu lalu,” pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww