Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Badminton

Curi Kotak Infak Masjid, Remaja di Bukittinggi Ditangkap Polisi, Dua Temannya Buron

Curi Kotak Infak Masjid, Remaja di Bukittinggi Ditangkap Polisi, Dua Temannya Buron
ilustrasi
Rabu, 22 Januari 2020 21:40 WIB
BUKITTINGGI- Seorang anak di bawah umur berinisial JM diamankan pihak kepolisian karena terlibat aksi pencurian kontak infak. Remaja 16 tahun ini kedapatan mencuri di Masjid Jamik Tarok, Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (21/1/2020) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
 

JM tak sendiri, aksi pencurian ini dilakoninya bersama dua rekannya berinisial R (17) dan R (15). Namun keduanya berhasil kabur dan kini menjadi buronan polisi. Aksi para remaja ini digagalkan petugas masjid yang saat itu sedang melaksanakan ronda. JM yang tak bisa kabur, akhirnya dapat diamankan.

Dikutip dari Langgam.id, Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, JM diserahkan ke unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) untuk menjalani pemeriksaan.

“Jadi anak ini mencuri bermodal palu, masuk ke dalam masjid dengan memanjat teralis dekat tempat wuduk laki-laki. Kemudian merusak teralis jendela mesjid, dan selanjutnya merusak gembok kotak amal,” kata Imam, Rabu (22/1/2020).

Ia mengungkapkan, saat memasukkan uang kotak amal ke dalam tas yang telah disiapkan, aksinya kepergok petugas mesjid. Melihat adanya orang mencurigakan, petugas mesjid memanggil rekannya.

“Anak ini dapat diamankan, lalu membawa keluar masjid, di luar masjid telah menunggu warga. Merasa kesal dengan kejadian tersebut, warga yang tersulut amarah berusaha menghakimi,” ujarnya.

Beruntung Tim Kobra Polres Bukittinggi langsung datang ke lokasi dan mengamankan anak tersebut dari amukan massa. Kemudian membawanya ke Polres Bukittinggi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari aksi anak ini, petugas menyita barang bukti berupa satu buah palu, dua gembok kotak amal dan satu tas warna hitam berisi uang hasil pembongkaran kotak amal masjid berjumlah sebesar Rp1.938.000. (*/irwanda/ICA)

Editor:arie rh
Sumber:Langgam.id
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww