Ratusan Kotak Buah Impor Ilegal dari Malaysia Diamankan Bea Cukai dan Barantan Wilker Selatpanjang

Ratusan Kotak Buah Impor Ilegal dari Malaysia Diamankan Bea Cukai dan Barantan Wilker Selatpanjang
Petugas Barantan Wilker Selatpanjang saat menyegel ratusan kotak buah ilegal.
Rabu, 22 Januari 2020 18:39 WIB
Penulis: Gunawan
SELATPANJANG - Bea Cukai Selatpanjang dan Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan (Barantan) Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang melakukan penindakan terhadap ratusan buah jeruk Mandarin asal Malaysia, Selasa (22/1/2020) pagi.

Diketahui sebanyak 150 kotak jeruk Mandarin dengan berbagai jenis diamankan dari kapal lintas batas KM Maju Jaya itu tidak memiliki dokumen resmi dari negara asal buah-buahan tersebut.

Buah yang akan dipergunakan untuk kebutuhan Imlek di Kepulauan Meranti itu nantinya diamankan saat kapal bersandar di Pelabuhan Pelindo Selatpanjang. Dimana buah itu hampir tidak diketahui oleh petugas karena disembunyikan dan berada jauh dibawah dek kapal.

Kepala Kantor Bantu Bea Cukai Selatpanjang, Agus Supriyanto membenarkan jika pihaknya bersama Karantina telah melakukan penegahan.

Dia juga mengungkapkan bahwa penindakan dilakukan karena importasi tersebut tidak dilengkapi dokumen sesuai dengan ketentuan.

"Iya betul, sudah kita amankan dan kita segel bersama dengan pihak Karantina. Saat ini kita tinggu pihak importir melengkapi dokumen perizinan dari karantina," kata Agus Supriyanto.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Bea Cukai akan menyerahkan barang hasil penindakan tersebut kepada Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan (Barantan) Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang.

Kepala Balai Karantina Pertanian Hewan dan Tumbuh-tumbuhan Wilayah Kerja (Wilker) Selatpanjang, Drh Abdul Aziz Nasution mengatakan jika pengurusan surat itu tidak mungkin dilakukan.

"Tidak mungkin bisa diurus surat karantinanya, palingan nanti kita bakar buahnya," ujarnya.

Sebelumnya Karantina Selatpanjang tidak menampik jika pihaknya merasa kecolongan terhadap masuknya buah ilegal tersebut.

Dimana sepekan menjelang perayaan Imlek, jeruk Mandarin asal negeri Jiran Malaysia berbagai jenis seperti jeruk Lokam atau jeruk Honey Pingkan mulai membanjiri sejumlah pasar dan minimarket di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti.***


GoNews Perusahaan yang Beroperasi di Desa Tanjung Darul Takzim Tebingtinggi Barat Diminta Berkontribusi kepada Masyarakat
GoNews Bahas Rencana Tata Ruang Wilayah Meranti, Bupati Irwan Sambangi Kementerian ATR/BPN
GoNews Bayi Berusia 11 Bulan Asal Sungai Tohor Kepulauan Meranti Meninggal Dunia Akibat DBD
GoNews Wisma King Dibuka Tiba-tiba saat Perayaan Imlek, Begini Penjelasan Satpol PP Kepulauan Meranti
GoNews BUMDes Alahair Mandiri Jaya Gelar Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan
GoNews Imigrasi Selatpanjang Diharap Maksimalkan Pelayanan Terhadap Masyarakat
GoNews Dinsos P3AP2KB Kepulauan Meranti Beri Edukasi akan Kejahatan Seksual Terhadap Anak di SD 21 Sesap
GoNews Peserta Berpakaian Minim dan Seksi, LAMR Kepulauan Meranti Rekomendasikan Festival Perang Air Dihentikan
GoNews Kembali Digelar di Tahun 2020, Diklat BST Niaga di Kepulauan Meranti Diikuti Ratusan Peserta
GoNews Sempat Viral di Medsos, Guru yang Pompongnya Dihantam Gelombang akan Dapat Bantuan Kempang dari Pemkab Meranti
GoNews Bupati Irwan Ikuti Workshop bersama Bawaslu RI di Sumatera Barat
GoNews Gara-gara Kapal EMP Beroperasi Repu Sagu Terangkat ke Permukaan Sungai, Begini Dampaknya
GoNews Wabup Said Hasyim Intruksikan Usulan OPD Disertai Data Lengkap dan Narasi Meyakinkan
GoNews Perang Air Bukan Ritual Agama, Begini Penjelasannya
GoNews Pemkab Meranti Komit Beri Kemudahan bagi Pengusaha dan Investor yang Ingin Berinvestasi di Kota Sagu
GoNews Wabup Said Hasyim Tegaskan OPD Fokus Penuntasan Kemiskinan dan Stunting
GoNews Resmi Dikukuhkan, Zulfan Nakhodai GPRM Selatpanjang Timur
GoNews Festival Perang Air Gunakan Jasa EO, Kadisparpora: Jika Ada Masalah Itu Bukan Tanggungjawab Dinas
wwwwww