Pulang Umrah, Seorang Warga Sumbar Dicurigai Terjangkit Virus Corona

Pulang Umrah, Seorang Warga Sumbar Dicurigai Terjangkit Virus Corona
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday.
Jum'at, 24 Januari 2020 16:32 WIB
PADANG- Virus Corona atau wabah pneumonia yang tengah menjadi sorotan di Cina diduga mulai datang ke Sumatera Barat (Sumbar). Seorang pasien terpaksa masuk ruang isolasi karena dicurigai atau suspect penyakit mematikan itu seusai pulang melaksanakan ibadah umrah.
 

"Ada satu orang diobservasi. Ini kan kita melihat dia (pasien, red) dari luar negeri karena ada riwayat batuk, pilek, diobservasi dong. Belum bisa dinyatakan positif Corona. Kalau suhu tubuh dia turun, sudah bisa pulang," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuliesday seperti dikutip dari HarianHaluan.com, Jumat (24/1/2020).

Merry menjelaskan, pasien ini baru memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri karena baru saja menuntaskan ibadah umrah. Selain itu, gejala penyakit yang diderita juga mirip dengan virus Corona. Hal itu diterungkap setelah dilakukan screening di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) oleh KKP.

"Itu yang screening Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), kita perannya berkoordinasi dengan mereka. Bagi yang pulang dari luar negeri dilakukan screening, kalau ada batuk, pilek, dan sebagainya dilakukan observasi," ujar Merry.

Bagi yang dicurigai, kata Merry, akan dirawat ke Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Dr. M. Djamil. Oleh karena itu, Merry mengimbau masyarakat Sumbar harus tetap waspada terhadap virus Corona. Pasalnya virus ini dapat menular dan belum ada vaksin yang dapat mencegah virus mematikan tersebut.

"Imbauan kita masyarakat harus tetap waspada karena kita kan tidak tahu keluarga siapa yang baru pulang dari luar negeri, jalan-jalan ke Malaysia atau lewat Batam. Saudara-saudaranya di Tanjung Pinang, Dumai kan dekat tuh nyebrang laut," imbau Merry.

Selain itu, tambah Merry, dengan adanya darurat kesehatan virus corona nCov yang berasal dari Cina, maka pihaknya juga mengimbau kabupaten/kota agar dapat bersiap siaga dan meningkatkan kewaspadaan dini dalam rangka tindakan pencegahan, antisipasi dan respon terhadap penyebaran virus nCOv.

"Ini juga terkait dengan kedatangan wisatawan Cina pada tanggal 25 Januari 2020 ke Sumbar. Rencananya mereka akan singgah dan melewati Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, Kota Padang, dan Kabupaten Pesisir Selatan," tukasnya. ***

Editor:arie rh
Sumber:harianhaluan.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww