Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Riau

1.500 Hektar Lahan di Kawasan Industri Tenayan Bakal Jadi Industri Hilirisasi Agro

1.500 Hektar Lahan di Kawasan Industri Tenayan Bakal Jadi Industri Hilirisasi Agro
Ilustrasi.
Sabtu, 25 Januari 2020 15:15 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana membebaskan lahan seluas 1.500 hektar di Kawasan Industri Tenayan (KIT). Rencana itu pasca ditetapkan KIT sebagai salah satu kawasan strategis industri nasional.

"Dengan ditetapkan kawasan strategis, tahap pertama 1.500 hektar lebih dari 3.000 hektar direncanakan industri hilirisasi agro dari Crude Palm Oil (CPO)," kata Walikota Pekanbaru, Firdaus, Jumat (24/1/2020).

Wali kota meyakini, dengan dibukanya kawasan itu akan membuka ratusan ribu lapangan pekerjaan. Sebab, investasi yang bakal ditanam di lahan seluas itu mencapai Rp28 triliun.

"Ini akan membuka lapangan pekerjaan nanti 155 ribu lapangan pekerjaan dan akan membutuhkan investasi Rp28 triliun. Maka sebab itu, pusat dan daerah harus bersinergi," kata dia. (Mcr/rat)

Kategori:Voli, Riau
wwwwww