Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
24 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
2
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
DPD RI
8 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
3
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
Politik
13 jam yang lalu
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
4
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
Politik
12 jam yang lalu
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
5
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
13 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
6
PKS: Kalau Mau Rakyat Selamat, Pilkada Wajib Ditunda!
Politik
12 jam yang lalu
PKS: Kalau Mau Rakyat Selamat, Pilkada Wajib Ditunda!
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Firdaus Minta PUPR Pekanbaru Gesa Satker Tuntaskan Pembangunan IPAL

Firdaus Minta PUPR Pekanbaru Gesa Satker Tuntaskan Pembangunan IPAL
Ilustrasi.
Minggu, 26 Januari 2020 07:12 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Firdaus meminta agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, supaya terus melakukan koordinasi dengan satuan kerja (Satker) pembangunan jaringan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menggesa peroses pembangunannya.

Orang nomor satu di Kota Pekanbaru itu, berharap supaya pembangunan jangan sampai berlarut-larut, sehingga dapat menimbulkan dampak yang begitu dirasakan oleh masyarakat Pekanbaru akibat pekerjaan IPAL.

"Lewat Dinas PUPR kita minta supaya terus berkoordinasi untuk bisa menggesa Satker agar segera menuntaskan pekerjaan IPAL ini," kata Firdaus, Jumat (24/1/2020).

Dijelaskannya, pembangunan IPAL sendiri merupakan proyek langsung dari Pemerintah Pusat. Namun, Pemko Pekanbaru tidak bisa secara langsung untuk menggesa pembangunan IPAL tersebut. Lewat Dinas PUPR Pekanbaru lah yang mengkoordinir supaya terus melakukan koordinasi agar pekerjaan cepat tuntas.

"Komandonya kan dari pusat. Kalau pekerjaannya sudah tertanam mestinya segera dituntaskan. Kalau lama dia (kontraktor) bergerak, ini juga memberikan kerugian kepada mereka, kan biayanya semakin besar," terang Firdaus.

Namun, dirinya akan mengupayakan supaya akibat dari pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat agar dapat diminimalisir.

"Namanya pembangunan memang pasti ada dampak. Tapi kalau bisa diminimalisir," tutup Firdaus. ***


wwwwww