Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Firdaus Minta PUPR Pekanbaru Gesa Satker Tuntaskan Pembangunan IPAL

Firdaus Minta PUPR Pekanbaru Gesa Satker Tuntaskan Pembangunan IPAL
Ilustrasi.
Minggu, 26 Januari 2020 07:12 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Firdaus meminta agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, supaya terus melakukan koordinasi dengan satuan kerja (Satker) pembangunan jaringan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menggesa peroses pembangunannya.

Orang nomor satu di Kota Pekanbaru itu, berharap supaya pembangunan jangan sampai berlarut-larut, sehingga dapat menimbulkan dampak yang begitu dirasakan oleh masyarakat Pekanbaru akibat pekerjaan IPAL.

"Lewat Dinas PUPR kita minta supaya terus berkoordinasi untuk bisa menggesa Satker agar segera menuntaskan pekerjaan IPAL ini," kata Firdaus, Jumat (24/1/2020).

Dijelaskannya, pembangunan IPAL sendiri merupakan proyek langsung dari Pemerintah Pusat. Namun, Pemko Pekanbaru tidak bisa secara langsung untuk menggesa pembangunan IPAL tersebut. Lewat Dinas PUPR Pekanbaru lah yang mengkoordinir supaya terus melakukan koordinasi agar pekerjaan cepat tuntas.

"Komandonya kan dari pusat. Kalau pekerjaannya sudah tertanam mestinya segera dituntaskan. Kalau lama dia (kontraktor) bergerak, ini juga memberikan kerugian kepada mereka, kan biayanya semakin besar," terang Firdaus.

Namun, dirinya akan mengupayakan supaya akibat dari pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat agar dapat diminimalisir.

"Namanya pembangunan memang pasti ada dampak. Tapi kalau bisa diminimalisir," tutup Firdaus. ***

Kategori:Voli, Riau, Lingkungan
wwwwww