Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
2
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
Olahraga
20 jam yang lalu
Soal TC Pelatnas Tinju Olimpiade, Ballo: Kalau Tidak Uzbekhistan, Ya Ukraina
3
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
Peristiwa
22 jam yang lalu
Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
4
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
Nasional
23 jam yang lalu
Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
5
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pemain Timnas Tak Boleh Santap Makanan Gorengan dan Pedas
6
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
GoNews Group
20 jam yang lalu
Gol Saltonya Terbaik, Widodo Terimakasih Kepada Netizen
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Usai Viral dan Direspon Kemenpora, Bupati Kampar Akhirnya Turun Jenguk Atlet Pengidap Tumor Ganas

Usai Viral dan Direspon Kemenpora, Bupati Kampar Akhirnya Turun Jenguk Atlet Pengidap Tumor Ganas
Bupati Kampar saat mengunjungi Riska di RS. (Istimewa)
Senin, 03 Februari 2020 15:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setelah viral dan masuk dalam pemberitaan sejumlah media, akhirnya Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto turun langsung menjenguk atlet Voli yang mengidap penyakit tumor ganas di bagian kaki.

"Alhamdulillah, saya sudah bertemu dengan Riska dan keluarga. Gadis asal Kelurahan Lipat Kain Kampar Kiri itu menderita tumor ganas dibagian lutut, dan sekarang dirawat di RS Awal Bross setelah difasilitasi Dandim Pak Aidil," ujar Sugeng, Senin (03/2/2020).

Selain melihat langsung kondisi Riska, Ia juga memberikan bantuan untuk Riska dan keluarga. "Saya memberi setawar sedingin supaya Riska dan kel. tak kenal lelah berjuang. Senantiasa diberi kekuatan dan kesabaran. Semoga Allah SWT memberi kesembuhan kepada Riska, aamiin," tandasnya.

Untuk diketahui, Riska Ramadila (17) sudah 7 bulan terbaring di rumah tanpa melakukan aktivitas apapun. Tumor ganas membuat dengkul kanan atlet voli andalan di sekolahnya ini bengkak sebesar kepala manusia dewasa.

Kondisi keluarga Riska yang pas-pasan juga menjadi kendala dalam hal pengobatan. Kedua orang tua Riska, Herianto dan Muzarniati bekerja sebagai penyadap karet di Pekanbaru, penghasilannya pun tak menentu.

Mendengar pemberitaan tentang Riska tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) pun langsung menggalang dana untuk biaya pengobatan Riska.
Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, mengatakan saat ini penggalangan dana di internal Kemenpora sedang berjalan.
"Saya sedang galang dukungan (dana) internal Kemenpora," katanya, Sabtu (1/2/2020) lalu,

Gatot juga mengaku telah memberikan sejumlah dana sumbangan secara pribadi kepada salah satu pengelola Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Pekanbaru, Riau.
"Kalau secara pribadi (dana) sudah dikirim melalui Pengda PBVSI Riau)," katanya.

Kisah luka yang dialami Riska bermula pada pada pertengahan 2019. Kala itu dia dan teman-temannya sedang mengikuti pelajaran olah raga di sekolah. Riska yang sedang asik berolahraga tiba-tiba terjatuh dan lututnya terbentur.

"Awalnya cuma sakit biasa terus hilang lagi. Lama-lama ngilu cuma belum bengkak," kata Riska seperti dilansir GoNews.co dari kumparan, Jumat (31/1/2020).

Kemudian, pada Juli 2019, lutut kanan Riska mulai bengkak dan terus membesar, hingga akhirnya pada Agustus 2019 Riska tidak kuat berjalan lagi. Akibatnya saat ini Riska terpaksa tidak sekolah.***


wwwwww