Gus Sholah Wafat, Ketua DPD RI Kehilangan Sosok Guru Spritiual

Gus Sholah Wafat, Ketua DPD RI Kehilangan Sosok Guru Spritiual
LaNyalla saat bertemu Gus Sholah tahun 2019 lalu. (Istimewa)
Senin, 03 Februari 2020 14:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPD RI LaNyalla M. Mattalitti menyampaikan ungkapan belasungkawa atas meninggalnya Salahuddin Wahid atau biasa disapa Gus Sholah yang meninggal dunia, Pukul 22.55 WIB, Minggu 2 Februari 2020 di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Pusat.

LaNyalla yang juga berasal dari Jawa Timur, mengaku kehilangan sosok guru spritual. "Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, saya berduka, telah pulang guru spritual kami ke rahmatullah, Gus Sholahudin Wahid, adik dari Gus Dur. Semoga beliau diterima disisi Allah. Aamiin," ujar La Nyalla melalui pesan singkatnya, Senin (3/2/2020) di Jakarta.

LaNyalla menyampaikan hal tersebut disaat jenazah almarhum Gus Sholah sedang dimandikan di RS. Harapan Kita.

"Setelah dari rumah duka di Jl. Kapten Tendean No.2c Near Jl. Bangka Raya No.2B, RT.3/RW.5, Pela Mampang, Kec.Mampang Prapatan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12720, jenazah kemudian akan diterbangkan ke Jombang, Jawa Timur," ujarnya.

Sementara itu, pihak keluarga memastikan bahwa pemakaman almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah akan dilakukan sore ini, Senin (3/2) di Jombang.
Kaum Muslimin juga dapat memberikan penghormatan terakhir kepada cucu KHM Hasyim Asy’ari tersebut dengan melakukan shalat janazah dan mengantarkan ke pemakaman keluarga Pesantren Tebuireng.

Kepastian tersebut disampaikan oleh putra Gus Sholah, Irfan Asyari Sudirman Wahid atau Ipang Wahid. Dalam status dan pesan berantai yang dikirimkan disebutkan jadwal pemberangkatan hingga pemakaman di Jombang. “Rundown pemakaman KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah),” kata Gus Ipang yang juga dikirim oleh sejumlah keluarga dalem Pesantren Tebuireng.

Adapun roundwon acara pemakaman Gus Sholah secara rinci sebagai berikut:

Pukul 07.30 Rombongan peserta penumpang pesawat berkumpul di Ruang VIP Bandara Halim Perdana Kusuma. Pada 08.30 almarhum Gus Sholah dan keluarga inti berangkat dari rumah duka menuju ke Halim Perdana Kusuma. 09.30 almarhum tiba di Bandara Halim PK 10.00 lepas landas dengan pesawat Batik Air (special flight) 11.30 tiba di Bandara Juanda, Surabaya. 12.00 : Menuju Pesantren Tebuireng, Jombang. 14.00.

Tiba di pesantren dan almarhum disemayamkan di masjid setempat. 16.00 : Pemakaman almarhum. "Silakan bagi kaum Muslimin dan siapa saja yang berkenan memberikan penghormatan terakhir untuk hadir sesuai jadwal yang telah diatur," kata Ustadz Teuku Azwani.

Disampaikan abdi dalem Pesantren Tebuireng tersebut bahwa untuk shalat janazah akan dilakukan di masjid pesantren. "Kalau saat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dulu dishalatkan di Masjid Ulul Albab sekitar pesantren, sedangkan untuk almarhum Gus Sholah di masjid pesantren,” ungkapnya.***


wwwwww