Besok, Panglima TNI dan Kapolri akan Memonitoring Penanganan Karhutla di Riau

Besok, Panglima TNI dan Kapolri akan Memonitoring Penanganan Karhutla di Riau
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis.
Selasa, 11 Februari 2020 22:37 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis akan tiba di Pekanbaru, Riau pada hari Rabu (12/2/2020), dalam rangka memonitoring penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau.

Kedatangan Panglima TNI dan Kapolri itu dibenarkan oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsma TNI Ronny Irianto Moningka. Ia mengatakan kedua jenderal berbintang empat itu akan mendarat di Pekanbaru pada hari Rabu siang.

"Iya benar, besok Panglima dan Kapolri akan datang ke Pekanbaru," ujar Ronny saat dikonfirmasi GoRiau.com, Selasa (11/2/2020) malam.

Terpisah, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengatakan, kedatangan petinggi TNI dan Polri itu adalah untuk melakukan rapat terkait Karhutla di Riau.

"Pak Panglima TNI dan Kapolri menerima paparan dan rapat koordinasi (Rakor) penanganan Karhutla," terang Sunarto.

Selain itu, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Jenderal Idham Azis juga akan mengunjungi Pokso Relawan Karhutla yang berlokasi di area Purna MTQ Pekanbaru, yang baru-baru ini diresmikan, di mana digagas oleh Polda Riau.

Untuk diketahui, penanganan pencegahan Karhutla di Riau menjadi konsen pemerintah daerah, kepolisian, TNI dan berbagai stake holder. Bahkan Polda Riau membuat aplikasi dashboard Lancang Kuning dan sudah diaktifkan.

Aplikasi tersebut menjadi gebrakan ciamik dalam hal pencegahan serta penanganan Karhutla. Di mana bila ada Karhutla terjadi di wilayah Riau dapat dipantau secara langsung melalui smartphone sehingga bisa ditindak lanjuti sesegera mungkin. ***


GoNews Meski Menuai Kecaman, JPU Tetap Tuntut Rp3 Miliar Petani yang Bakar Lahan Seluas 20x20 Meter untuk Tanam Ubi di Rumbai
GoNews Pantau Hutan Riau, Kapolda Lihat Langsung Adanya Pembalakan Liar di Kawasan Hutan
GoNews JPU Sebut Tuntutan yang Dilayangkan Kepada Syarifudin Petani Pembakar Lahan Seluas 20x20 Meter Sudah Sesuai Undang-undang
GoNews Tragedi Hukum Tuntutan 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar untuk Pembakar Lahan 20x20 Meter, Kajati Harus Periksa Jaksa
GoNews Kapolda Riau akan Berikan Pin Emas untuk Aparat dan Relawan yang Mampu Tekan Karhutla
GoNews Bakar Lahan 20x20 Meter, Syarifudin Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar, Masyarakat Peduli Lingkungan Sebut Penegak Hukum Menyiksa Rakyat Kecil
GoNews Bakar Lahan 20x20 Meter untuk Tanam Ubi, Pria Berusia 69 Tahun di Pekanbaru Dituntut 4 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar
GoNews Tak Serius Tangani Karhutla, Satu Kapolsek di Pelalawan Dicopot
GoNews Polda Riau Tetapkan PT Teso Indah dan Asisten Kebun Sebagai Tersangka Pembakaran Hutan dan Lahan
GoNews Polda Riau Tetapkan 70 Tersangka Karhutla, 3 Korporasi Disidik
GoNews Ikut Bakar Lahan, Polda Riau Tingkatkan Status PT TI ke Penyidikan, Jaksa Mengaku Belum Terima SPDP
GoNews Kabut Asap Kembali Selimuti Wilayah Kabupaten Kampar
GoNews Bakar Lahan di Riau, Berkas Perkara PT SSS Diserahkan ke Kejati Riau
GoNews Kabut Asap Tebal, Sekolah As Shofa Pekanbaru Liburkan Siswa
GoNews Polda Riau Beberkan Bukti PT SSS Sengaja Bakar Lahan, Diduga untuk Tanam Sawit
GoNews Kasus Karhutla, Polda Riau Tahan Pejabat Fungsional PT SSS
GoNews Kapolda Riau Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bergandengan Tangan Membangun Riau Lebih Baik
GoNews Tiba di Bumi Lancang Kuning, Kapolda Riau Berjanji Tuntaskan Karhutla Secara Profesional
wwwwww