Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
14 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton
Badminton Asian Team Championships 2020

Eng Hian: Kemungkinan Tak Ada Perombakan Pasangan di Ganda Putri

Eng Hian: Kemungkinan Tak Ada Perombakan Pasangan di Ganda Putri
Selasa, 11 Februari 2020 22:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Sektor ganda masih menjadi andalan di tim putri Indonesia. Pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang kini duduk di peringkat delapan dunia, menjadi wakil terkuat di tim putri Indonesia. Sedangkan di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung jadi ujung tombak.

Tim putri Indonesia tengah berupaya untuk mengamankan posisi menuju putaran final Piala Uber 2020 yang akan dilangsungkan di Denmark pada Mei mendatang. Di penyisihan grup Y Badminton Asian Team Championships yang merupakan kualifikasi zona Asia menuju Piala Thomas dan Uber, tim Indonesia mesti melewati rintangan dari Thailand dan Filipina jika ingin menjadi juara grup Y. Posisi juara grup Y akan memudahkan jalan Indonesia menuju semifinal.

Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Eng Hian, mengatakan bahwa kemungkinan ia tak akan melakukan perombakan pasangan seperti yang biasa ia lakukan sebelumnya di turnamen beregu. Selain Greysia/Apriyani, tim ganda putri Indonesia juga diperkuat oleh Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

"Sepertinya tidak ada perombakan selama di sini karena tujuan utamanya mau mengamankan posisi tim untuk ke putaran final nanti," ujar Eng kepada Badmintonindonesia.org.

"Penurunan pemain tergantung kebutuhan tim. Kalau lawannya belum berat, kemungkinan Greysia/Apriyani tidak turun, akan kasih kesempatan ke Fadia/Ribka dan Ketut/Tania," kata Eng.

Eng juga berharap penampilan Fadia/Ribka bisa lebih baik dibanding di SEA Games 2019 lalu. Dalam laga melawan Thailand di final SEA Games 2019, Fadia/Ribka dikalahkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong, dengan skor 8-21, 17-21.

"Hasil evaluasi di SEA Games itu mereka tidak bisa bermain dengan normal, karena mereka merasa ada pressure, semoga di sini bisa main lebih baik dan bisa menyumbang poin untuk tim," ungkap Eng soal Fadia/Ribka.

Tim putri Indonesia akan lebih dulu berhadapan dengan tim Filipina pada Rabu (12/2) pukul 10.00 waktu Manila. Dilanjutkan dengan pertandingan melawan Thailand pada esok harinya, Kamis (13/2), pukul 10.00 waktu Manila. ***

wwwwww