Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
15 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
7 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
3
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
12 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
13 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia 2020

Giliran Windy Cantika Berkibar di Taskhen

Giliran Windy Cantika Berkibar di Taskhen
Jum'at, 14 Februari 2020 23:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Setelah Eko Yuli Irawan dan Triyatno berjaya meraih tiga medali emas pada Fadjar International Tournament 2020. Kini, giliran lifter putri andalan Indonesia, Windy Cantika Aisah mengibarkan Merah Putih pada Kejuaran Angkat Besi Junior Asia 2020.

Tampil di Uzbekistan Sports Complex, Uzbekistan, Jumat (14/2/2020), Windy Cantika Aisah yang turun di kelas 49kg putri meraih tiga medali emas untuk angkatan Snatch 85kg, Clean and Jerk 100kg dan Total angkat 185kg. Sedangkan tiga medali perak direbut Jing Lin Cheng (Taipei) dengan Snatch 74kg, Clean and Jerk 90kg, dan Total Angkatan 164kg. Dan, tiga medali perunggu direbut lifter Vietnam, Thuong ao Huyn dengan Snatch 71kg, Clean and Jerk 87kg dan total angkatan 158kg.

Meski Windy Cantika Aisah meraih tiga emas, kata Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Olimpiade Indonesia, Dirdja Wihardja yang dihubungi Jumat (14/2/2020) malam, hasil yang dicapai putri mantan lifter nasional Aisah tersebut belum maksimal. Apalagi, Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia ini merupakan babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.  

"Dari segi perolehan tiga medali emas yang diraih Windy Cantika Aisah memang cukup bagus. Namun, dari segi target angkatan dia belum bisa maksimal. Ini akan kita evaluasi untuk bisa dimaksimalkan pada penampilan berikutnya," tegasnya. 

Apa yang diungkap Dirja Wihardja memang benar. Hal ini terlihat dari tidak maksimalnya Windy Cantika Aisah dalam angkatan Clean and Jerk. Pada angkatan pertama Clean and Jerk, dia mampu mengangkat barbel seberat 100kg. Namun, ketika ditingkatkan 106kg, dia gagal pada angkatan keua dan ketiga. 

"Ya, Windy kurang maksimal pada angkatan Clean and Jerk. Harusnya dia bisa menyelesaikannya dengan baik pada angkatan kedua atau ketiga sehingga bisa mengulang sukses pada SEA Games Filipina 2019 lalu," katanya. 

"Kalau saja Windy mampu melakukan angkatan Clean and Jerk 106kg poin yang diraihnya akan lebih karena Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia ini masuk kategori level Gold," tambahnya. 

Pada hari Sabtu (15/2/2020), Indonesia akan menurunkan tiga lifter lagi yakni Putri Aulia Andriani (59kg), Tsabita Alfiah Ramadani (kelas 64kg), dan Muhammad Faathir (kelas 61kg). "Saya berharap ketiganya bisa meraih hasil maksimal," ujarnya.  ***


wwwwww