Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
24 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
17 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
17 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Diguyur Hujan 6 Jam, Ratusan Rumah Terendam Banjir di Pasaman Barat

Diguyur Hujan 6 Jam, Ratusan Rumah Terendam Banjir di Pasaman Barat
Banjir merendam ratusan rumah warga di Jorong Taming, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat akibat meluapnya Sungai Batahan, Jumat (14/2/2020). (sumber foto: https://bit.ly/326zElP)
Sabtu, 15 Februari 2020 15:45 WIB
PASAMAN BARAT- Sebanyak 236 unit rumah warga di Jorong Taming, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batahan sejak Jumat (14/2) malam.
 

"Ketinggian air mencapai 1,5 meter dan merendam ratusan rumah warga. Sebagian warga telah dievakuasi ke lokasi yang aman di Masjid Al Jihad dibantu oleh tim TRC PB dan tim SAR Pasaman Barat," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat, Edi Busti di Simpang Empat, Sabtu (15/2) dilansir dari Elshinta.com mengutip Antara.

Banjir itu diawali hujan lebat selama lebih kurang lebih enam jam sejak Jumat (14/2) siang sampai malam. Akibat hujan lebat itu, maka Sungai Batang Taming meluap dan merendam rumah warga.

"Banjir ini merupakan banjir ulangan, karena pada 25 Januari lalu dan 7 Februari juga daerah itu banjir dan juga merendam ratusan rumah warga," katanya.

Ia menegaskan, dari hasil pendataan sementara tidak ada korban jiwa. Namun barang-barang warga banyak yang rusak terendam banjir. "Ada juga jalan aspal yang baru siap dibangun rusak akibat banjir," katanya, dikutip Antara.

Ia mengimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap banjir susulan karena cuaca masih ekstrim. ***

Editor:arie rh
Sumber:elshinta.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww