Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
DPR RI
13 jam yang lalu
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
2
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
Politik
16 jam yang lalu
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
3
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
Peristiwa
21 jam yang lalu
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
4
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
DPR RI
15 jam yang lalu
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
5
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
6
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Diguyur Hujan 6 Jam, Ratusan Rumah Terendam Banjir di Pasaman Barat

Diguyur Hujan 6 Jam, Ratusan Rumah Terendam Banjir di Pasaman Barat
Banjir merendam ratusan rumah warga di Jorong Taming, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat akibat meluapnya Sungai Batahan, Jumat (14/2/2020). (sumber foto: https://bit.ly/326zElP)
Sabtu, 15 Februari 2020 15:45 WIB
PASAMAN BARAT- Sebanyak 236 unit rumah warga di Jorong Taming, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batahan sejak Jumat (14/2) malam.
 

"Ketinggian air mencapai 1,5 meter dan merendam ratusan rumah warga. Sebagian warga telah dievakuasi ke lokasi yang aman di Masjid Al Jihad dibantu oleh tim TRC PB dan tim SAR Pasaman Barat," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat, Edi Busti di Simpang Empat, Sabtu (15/2) dilansir dari Elshinta.com mengutip Antara.

Banjir itu diawali hujan lebat selama lebih kurang lebih enam jam sejak Jumat (14/2) siang sampai malam. Akibat hujan lebat itu, maka Sungai Batang Taming meluap dan merendam rumah warga.

"Banjir ini merupakan banjir ulangan, karena pada 25 Januari lalu dan 7 Februari juga daerah itu banjir dan juga merendam ratusan rumah warga," katanya.

Ia menegaskan, dari hasil pendataan sementara tidak ada korban jiwa. Namun barang-barang warga banyak yang rusak terendam banjir. "Ada juga jalan aspal yang baru siap dibangun rusak akibat banjir," katanya, dikutip Antara.

Ia mengimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap banjir susulan karena cuaca masih ekstrim. ***

Editor:arie rh
Sumber:elshinta.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

wwwwww