Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
5 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
7 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
6 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Pandemi Covid-19, Usaha Travel Haji dan Umrah Lumpuh
Ekonomi
7 jam yang lalu
Pandemi Covid-19, Usaha Travel Haji dan Umrah Lumpuh
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ternyata Ini Alasan Internal PDIP Kencang Ingin Calonkan Gibran di Solo...

Ternyata Ini Alasan Internal PDIP Kencang Ingin Calonkan Gibran di Solo...
Politisi PDIP, Ahmad Basarah. (Foto: Zul/GoNews.co)
Sabtu, 22 Februari 2020 12:57 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Politisi PDIP, Ahmad Basarah mengatakan, dinamika politik internal di DPP partainya terkait keinginan mencalonkan Gibran Rakabuming sebagai Walikota Solo, cukup besar.

Tapi, kata Basarah kepada wartawan di Kompleks MPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/2/2020), "keputusan akhir tetap menunggu Ketua Umum PDIP,".

Basarah memandang, kuatnya hasrat dan dukungan pada Gibran Rakabuming Raka, bukan "semata-mata" karena Gibran merupakan putra Presiden Jokowi. Gibran, dinilai memiliki faktor pertimbangan politik tersendiri.

"Ya tentu kita punya pertimbangan. Salah satunya adalah mengingat posisi gibran adalah dari kalangan generasi milenial," kata Basarah.

Di 2030, Basarah menjelaskan, bangsa Indonesia akan mengalami bonus demografi, dimana usia-usia produktif akan lebih banyak dari usia non produktif.

"Usia produktif ini di antara klaster usia produktif, ini generasi milenial seperti gibran itu adalah klaster penduduk kita yang terbesar," kata Basarah.

Sehingga, lanjut Basarah, "kalau kita bicara aspek elektabilitas, maka gibran adalah bakal Calon Walikota yang dapat mengambil porsi pemilih Milenial,".

"Saya kira banyak faktor yang jdi pertimbangan bagi DPP Partai untuk memberikan atensi yang cukup dalam mempertimbangkan Gibran sebagai Calon Walikota Solo," kata Basarah. Meski tetap, "Keputusan berada di tangan Ketua Umum PDIP (Megawati Soekarnoputri)".***


wwwwww