Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
15 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
16 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
4 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Azis Syamsudin: Kenduri Kebangsaan Jadi Perekat Warga Aceh

Azis Syamsudin: Kenduri Kebangsaan Jadi Perekat Warga Aceh
Minggu, 23 Februari 2020 14:44 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR bidang Korpolhukam, Azis Syamsudin menilai, Kenduri Kebangsaan di Bireun, Aceh yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Sabtu (22/2/2020), bagus dan bisa mempererat silaturahmi.

"Kenduri Kebangsaan ini bisa merajut kebersamaan sehingga bermanfaat untuk kemajuan Indonesia dikemudian hari," ujarnya di Sekolah Kusuma Bangsa, Bireun, Aceh.

Lanjut Azis, kehadiran Presiden Jokowi di acara Kenduri Kebangsaan dengan bersalaman dan menyapa masyarakat yang hadir bisa menjadi momentum untuk Aceh tumbuh dan berkembang sesuai yang diharapkan, tentunya dengan bimbingan dan asistensi semua pihak.

Lebih jauh, Politikus Golkar ini berharap, sebagai Serambi Mekah, Aceh bisa menggaet investor. Kata dia, kehadiran Investasi yangvbanyak akan mengangkat neraca perdagangan. Oa pun berharap, kesepakatan-kesepakatan investasi dengan UEA dalam waktu dekat akan meningkatkan perekonomiaj Aceh.

"Dan diharapkan memberikan nilai tambah bagi masyarakat aceh baik dari sisi ekonomi, pendidikan, kesehatan dan tentunya agama," terangnya.

Terkait Otsus, Azis mengungkapkan permintaan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah agar otsus tersebut tetap ada akan  menjadi dipertimbangkan oleh DPR ataupun pemerintah pusat.

"Otsus akan berakhir 2027. Permintaan itu tentu akan menjadi pertimbangan pemerintah pusat, DPR pusat untuk melakukan persetujuan apakah otsus itu diberikan," tegasnya.

Namun demikian, Azis mengungkapkan, selama ini pemerintah telah mengeluarkan dana otsus triliunan rupiah.

"kita berharap, Azas pemerataaan, pembangunan disetiap kabupaten/kota dan untuk selanjutnya ditumbuh kembangkan stabilitas, baik stabilitas politik, ekonomi, hukum sehingga pemerataan itu bisa dirasakan oleh masyarakat dan menciptakan rasa stabilitas sehingga investasi masuk." pungkasnya.***


wwwwww