Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
Nasional
13 jam yang lalu
Ingin Bayar Listrik dengan Mobile Banking, ID Pelanggan Justru Diblokir PLN
2
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
21 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
3
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
20 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
4
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
5
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Perombakan Direksi PT Hutama Karya, Lukman Edy Tetap Jabat Wakil Komisaris
6
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19
Peristiwa
19 jam yang lalu
Pastikan Pasokan Makanan, Sufmi Dasco Kunjungi Posko Masak Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Fadel Muhammad: Tanpa Pancasila, Sukit Pertahankan Eksistensi NKRI

Fadel Muhammad: Tanpa Pancasila, Sukit Pertahankan Eksistensi NKRI
Jum'at, 28 Februari 2020 21:59 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
GORONTALO - Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menegaskan bahwa ideologi bangsa Indonesia adalah Pancasila. Tanpa Pancasila, sangat sulit mempertahankan eksistensi negara Indonesia.

Pancasila sebagai ideologi yang mampu menyatukan Indonesia. Keragaman yang ada di Indonesia menjadi faktor yang membuat Indonesia butuh Pancasila dan tidak bisa lepas darinya.

Hal tersebut diungkapkannya, di hadapan aparat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat Kelurahan Pohe Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di aula Kelurahan Pohe, Jumat (28/2/2020).

Hal lainnya, lanjut Fadel, yaitu UUD NRI Tahun 1945. UUD atau konstitusi sangat penting karena negara Indonesia dibangun dan berjalan baik karena ada UUD yang mengaturnya. Konstitusi juga menjadi pegangan bangsa Indonesia dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Rakyat Indonesia bisa berbuat apa saja di negara ini tapi mesti berdasarkan konstitusi, tidak sembarang berbuat. Hal itulah yang menjaga negara Indonesia tetap dalam keteraturan," katanya.

Indonesia juga merupakan negara kesatuan yang sangat kuat. Sangat penting untuk tetap menjaga sekuat tenaga kesatuan bangsa Indonesia dalam wadah NKRI. Jangan sampai ada satu jengkal tanahpun lepas dari Indonesia.

"Sedih kita kalau mengingat lepasnya Timtim. Ke depan jangan sampai kejadian lagi, kita mesti jaga terus. Sebab banyak potensi seperti infiltrasi asing dalam berbagai bentuk ingin memecah belah Indonesia. Waspadai hal itu," ungkapnya.

Hal yang tak kalah mesti dijaga pula sebagai anak bangsa adalah menjaga keharmonisan dalam keberagaman. Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika, itu suatu keniscayaan. Keberagaman Indonesia bukan sebagai kelemahan tapi merupakan kekayaaan dan kekuatan bangsa. Empat hal ini, Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, ditegaskan Fadel Muhammad sebagai pondasi yang sangat kuat untuk sebuah rumah besar bernama Indonesia.

"Tugas kita semua untuk menjaga pondasi bangsa. Bukan hanya tugas negara atau MPR saja, tapi tugas saudara-saudara juga sebagai rakyat Indonesia. Saya harapkan setelah mengikuti sosialisasi ini, saudara-saudara peserta agar meneruskan atau menularkan pemahaman Empat Pilar ini ke keluarga dan lingkungan masing-masing agar pemahaman nilai-nilai luhur bangsa kita lebih meluas lagi," tandasnya.***


wwwwww