Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Kegagalan di Laga Perdana, Igor Bilang Ada Kesalahan Kecil

Kegagalan di Laga Perdana, Igor Bilang Ada Kesalahan Kecil
Selasa, 03 Maret 2020 19:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - PS Tira harus menelan pil pahit pada laga perdana Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 usai dipermalukan Arema FC dengan skor 0-2 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/3/2020) malam.

Dua gol kemenangan Singo Edan disumbangkan Kushedya Hari Yudo pada masing-masing babak. Pelatih PS Tira, Igor Kriushenko menyebut gol tersebut lahir dari kesalahan kecil anak asuhnya.

"Kita mengharapkan hasil baik, tapi semua berkata lain. Ada kesalahan kecil yang berbuah gol untuk lawan. Saya terima kasih kepada pemain yang sudah berjuang sampai detik terakhir," ucap Igor.

"Kita hari ini sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengacak pertahanan Arema FC tapi ada kesalahan yang mengubah permainan kita. Karena kesalahan kecil tadi itu yang berpengaruh kepada pemain," sambungnya.

Pelatih asal Belarusia itu berharap penggawa Laskar Padjajaran mampu memetik pelajaran agar mampu menciptakan momentum di mulut gawang lawan.

"Banyak beberapa umpan yang kurang sukses ini akan menjadi pelajaran buat kita kedepannya agar mendapat momen bagus di depan gawang," kata Igor.

Rasa kekecewaan juga keluar dari mulut ujung tombak asal Brasil, Alex dos Santos Goncalves yang menyebut gol cepat Arema membunuh permainan PS Tira.

"Kami punya ide di awal laga, kami kebobolan cepat yang membunuh kami, kami harus istirahat dan tidak membuat kesalahan lagi, kami masih punya waktu lagi," tukasnya. ***

wwwwww