Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
8 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
2
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
7 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
3
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
5 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
4
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
8 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
5
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
7 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
6
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
8 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Kegagalan di Laga Perdana, Igor Bilang Ada Kesalahan Kecil

Kegagalan di Laga Perdana, Igor Bilang Ada Kesalahan Kecil
Selasa, 03 Maret 2020 19:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - PS Tira harus menelan pil pahit pada laga perdana Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 usai dipermalukan Arema FC dengan skor 0-2 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/3/2020) malam.

Dua gol kemenangan Singo Edan disumbangkan Kushedya Hari Yudo pada masing-masing babak. Pelatih PS Tira, Igor Kriushenko menyebut gol tersebut lahir dari kesalahan kecil anak asuhnya.

"Kita mengharapkan hasil baik, tapi semua berkata lain. Ada kesalahan kecil yang berbuah gol untuk lawan. Saya terima kasih kepada pemain yang sudah berjuang sampai detik terakhir," ucap Igor.

"Kita hari ini sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengacak pertahanan Arema FC tapi ada kesalahan yang mengubah permainan kita. Karena kesalahan kecil tadi itu yang berpengaruh kepada pemain," sambungnya.

Pelatih asal Belarusia itu berharap penggawa Laskar Padjajaran mampu memetik pelajaran agar mampu menciptakan momentum di mulut gawang lawan.

"Banyak beberapa umpan yang kurang sukses ini akan menjadi pelajaran buat kita kedepannya agar mendapat momen bagus di depan gawang," kata Igor.

Rasa kekecewaan juga keluar dari mulut ujung tombak asal Brasil, Alex dos Santos Goncalves yang menyebut gol cepat Arema membunuh permainan PS Tira.

"Kami punya ide di awal laga, kami kebobolan cepat yang membunuh kami, kami harus istirahat dan tidak membuat kesalahan lagi, kami masih punya waktu lagi," tukasnya. ***


wwwwww