Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
Politik
19 jam yang lalu
Kapal China Kepergok Lintasi Laut Indonesia, Sukamta: Tenggelamkan!
2
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
Peristiwa
13 jam yang lalu
Usai Pesawat Sriwijaya Air, Prediksi Mbak You soal Gempa Kini Terbukti
3
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
DPR RI
21 jam yang lalu
Kemenpora Berencana Vaksinasi Atlet, Hetifah Tekankan Skema Prioritas
4
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
Politik
19 jam yang lalu
Fraksi PKS DPR Minta BPK Komitmen Awasi Penyaluran Dana Penanganan Covid-19
5
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
Olahraga
19 jam yang lalu
Soal Realisasi Anggaran Tahun 2020, Menpora Dapat Apresiasi Komisi X DPR RI
6
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
Politik
21 jam yang lalu
GG PAN: Pemecatan Arief Budiman Harus Jelas dan Terukur
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Poso Diterjang Banjir Bandang, Puluhan Rumah Terdampak dan 900an Jiwa Mengungsi

Poso Diterjang Banjir Bandang, Puluhan Rumah Terdampak dan 900an Jiwa Mengungsi
Foto: Ist
Selasa, 03 Maret 2020 22:13 WIB
SULAWESI TENGAH - Banjir bandang menerjang Desa Lengkeka, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.25 WITA.

Mengutip Analisadaily.com, peristiwa itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur dan menyebabkan air bah turun dari wilayah pegunungan membawa material kayu, batu dan lumpur.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB, Agus Wibowo dalam rilisnya menyampaikan, data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso sedikitnya 10 rumah hanyut, 11 rumah rusak berat dan kurang lebih 51 rumah rusak ringan.

"Hingga sejauh ini data korban dilaporkan satu warga hilang atas nama Ibu Bambang. Diduga terbawa arus dan masih dalam pencarian oleh tim gabungan dari Koramil, Polsek dan BPBD," kata Agus.

Selain itu, menurutnya banjir juga memaksa kurang lebih 900 jiwa mengungsi ke Kantor Camat Lore Barat.

Saat ini tim gabungan terus melakukan upaya evakuasi dan membantu proses tanggap darurat di lokasi kejadian.

"Kendala yang dihadapi sulitnya sinyal internet di lokasi sehingga menghambat proses pelaporan," jelas Agus.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Lingkungan, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah
wwwwww