Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
15 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
18 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
23 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
23 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
21 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Poso Diterjang Banjir Bandang, Puluhan Rumah Terdampak dan 900an Jiwa Mengungsi

Poso Diterjang Banjir Bandang, Puluhan Rumah Terdampak dan 900an Jiwa Mengungsi
Foto: Ist
Selasa, 03 Maret 2020 22:13 WIB
SULAWESI TENGAH - Banjir bandang menerjang Desa Lengkeka, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.25 WITA.

Mengutip Analisadaily.com, peristiwa itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur dan menyebabkan air bah turun dari wilayah pegunungan membawa material kayu, batu dan lumpur.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB, Agus Wibowo dalam rilisnya menyampaikan, data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso sedikitnya 10 rumah hanyut, 11 rumah rusak berat dan kurang lebih 51 rumah rusak ringan.

"Hingga sejauh ini data korban dilaporkan satu warga hilang atas nama Ibu Bambang. Diduga terbawa arus dan masih dalam pencarian oleh tim gabungan dari Koramil, Polsek dan BPBD," kata Agus.

Selain itu, menurutnya banjir juga memaksa kurang lebih 900 jiwa mengungsi ke Kantor Camat Lore Barat.

Saat ini tim gabungan terus melakukan upaya evakuasi dan membantu proses tanggap darurat di lokasi kejadian.

"Kendala yang dihadapi sulitnya sinyal internet di lokasi sehingga menghambat proses pelaporan," jelas Agus.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Lingkungan, DKI Jakarta, Sulawesi Tengah

wwwwww