Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
11 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Ekonomi Terganggu Corona, Cawagub DKI Minta Semua Pihak Fokus pada Solusi

Ekonomi Terganggu Corona, Cawagub DKI Minta Semua Pihak Fokus pada Solusi
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. (Foto: Zul/GoNews.co)
Jum'at, 06 Maret 2020 17:25 WIB
JAKARTA - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta seluruh elemen bangsa fokus pada solusi terkait wabah virus Corona. Corona, disebut Riza telah membawa dampak yang kompleks.

"Umroh terganggu, Ekonomi kita terganggu, event-event internasional juga terganggu. Jadi kita kembali harus fokus mengatasi masalah Corona, mengantisipasi dan mencegah agar Bangsa kita tidak termasuk negara yang terjangkit Virus Corona ini," kata Riza di Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020).

Sebelumnya, ditempat terpisah, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid juga bicara soal dampak dari virus Corona. Bukan penyebarannya yang sangat mengkhawatirkan, melainkan dampak ekonominya bagi Indonesia.

"Yang mengkhawatirkan justru dari sisi ekonomi dampaknya. Karena pasar China lesu, banyak orang spekulan juga yang memanfaatkan itu. Mungkin rumah sakit-rumah sakit dan alat-alat kesehatan juga akan terjadi pelonjakan kenaikan," kata Jazilul di diskusi 'Penerapan Pilar Kebangsaan dalam Situasi Krisis', Jumat (6/3/2020).

Kesiapan dalam menghadapi dampak ekonomi ini, perlu menjadi langkah bersama semua pihak yang diikat perasaan sebangsa melalui Pancasila maupun 4 Pilar MPR RI. Kuncinya, jangan sampai dampak ekonomi berujung pada krisis yang lebih besar.

"Ada pengamat yang bilang 6 bulan lagi pemerintahan ini jatuh. Itu menurut saya pernyataan panik, jangan-jangan yang mendengar juga panik. Itu menurut saya menambah krisis. Kita kurangi pernyataan yang membuat kita pesimis dan menjadi krisis," tegas Jazilul.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Ekonomi, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww