Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
24 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
9 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton
Jelang Sepakbola Piala Dunia U 20 2021

Stadion Utama GBK Layak, Iriawan: Tinhggal Renovasi Minor

Stadion Utama GBK Layak, Iriawan: Tinhggal Renovasi Minor
Jum'at, 06 Maret 2020 18:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengecek kondisi Stadion Gelora Bung Karno Jakarta dalam persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Secara umum kondisi Stadion GBK cukup baik dan hanya membutuhkan renovasi minor seperti perbaikan kondisi rumput dan penyediaan ruangan khusus untuk broadcast.

Iriawan menyatakan, stadion kebangaan masyarakat Indonesia yang berdiri sejak 1962 ini sangat memenuhi syarat untuk menggelar ajang sepak bola level dunia. Apalagi sejak pelaksanaan Asian Games 2018 lalu, semua tempat duduk di stadion berkapasitas 77.193 orang ini sudah ‘single seat’ disertai nomor kursi yang tertera untuk ditempati sesuai tiket penonton.

“Tinggal renovasi minor saja misalnya perbaikan rumput serta penyediaan ruangan khusus untuk fasilitas broadcast,” kata pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ ini.

Iriawan, yang didampingi anggota Komite Eksekutif PSSI Sonhadji dan jajaran staf PSSI, ditemui Kepala Unit Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Mulyani.

Selain menengok lapangan pertandingan, Iriawan mengecek detail empat kamar ganti termasuk kolam berendam air hangat, mixed zone, ruang konferensi pers serta ruang pemanasan bagi pemain.

Sebelum meninjau Gelora Bung Karno, dalam rentang sebualn setengah ini, Iriawan telah menginspeksi Stadion Jalak Harupat Soreang, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Stadion Utama Riau Pekanbaru, Stadion Pakansari Bogor, Stadion Wibawa Mukti Cikarang, dan Stadion Patriot Bekasi.

Setiap stadion yang menjadi kandidat tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dicek sekaligus dengan lima lapangan latihan sebagai infrastruktur penunjang untuk training negara-negara peserta maupun untuk lapangan latihan wasit.

Pada Sabtu, 7 Maret 2020, Iriawan dijadwalkan terbang ke Bali, meninjau Stadion I Wayan Dipta Gianyar, beserta lapangan-lapangan yang dipersiapkan sebagai prasarana latihan antara lain Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Lapangan Kapten Japa Denpasar, Lapangan Kompyang Sujana Denpasar, Lapangan Samudra Kuta, dan Lapangan Trisakti Legian.

“Sesuai rencana, bulan Maret ini FIFA akan datang ke Jakarta. Kami akan rapat bersama untuk menentukan enam stadion yang diputuskan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021,” kata Iriawan. ***

wwwwww