Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
18 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
6 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
17 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
19 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Aji Minta Pemain Persebaya Batasi Kegiatan di Luar Ruangan

Aji Minta Pemain Persebaya Batasi Kegiatan di Luar Ruangan
Selasa, 17 Maret 2020 21:56 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SIDOARJO - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso meminta  anak asuhnya untuk membatasi kegiatan di luar ruangan saat libur dua pekan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Hal tersebut diberikan sebagai upaya untuk mencegah terjangkitnya virus Corona di lingkungan Persebaya Surabaya.

Virus Covid-19 yang menjadi pendemi ini tetap membuat Aji Santoso memberikan perhatian khusus. Dia pun terus berupaya memantau kondisi pemain-pemainnya meskipun diluar kegiatan tim.

Salah satunya dengan memberikan himbauan dan juga sejumlah tugas khusus yang bisa dilakukan pemain secara mandiri.

“Saya liburkan rest total 2-4 hari dengan catatan saya memberikan PR kepada mereka untuk melakukan individual training. Karena memang ini kan virusnya semakin menyebar kemana-mana,” kata pelatih asal Malang tersebut.

Selain untuk menjaga kondisi pemain, latihan khusus yang diberikan juga diharapkan mampu memberikan kesibukan pemain selama liburan. Sehingga mengurangi kegiatan-kegiatan tidak perlu di luar ruangan.

“Mereka biar melakukan inidividual training, kan tidak perlu keluar kalau tidak benar-benar terpaksa,” imbuh Aji yang juga meminta anak asuhnya sebisa mungkin meminimalisir kegiatan di luar ruangan, termasuk jalan-jalan dan juga mudik.

Selain untuk menghidari corona, Aji ingin anak asuhnya tetap fokus. Karena libur kali ini diberikan karena adanya kejadian luar biasa di tengah kompetisi.

“Kalau pulang kampung di daerah Surabaya sekitarnya tidak apa-apa. Tapi kalau seperti yang jauh-jauh tidak mungkin, saya larang. Karena saya memberikan libur ini bukan untuk mereka pulang, tapi untuk istirahat di tempat, karena ini masih musim kompetisi bukan musim libur,” pungkasnya. ***

wwwwww