Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Antisipasi Corona, Pimpinan DPD Imbau Pemerintah Minta Bantuan Negara Lain

Antisipasi Corona, Pimpinan DPD Imbau Pemerintah Minta Bantuan Negara Lain
Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono saat memberikan keterngan Pers. (GoNews.co)
Rabu, 18 Maret 2020 16:10 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI memberikan imbauan pada pemerintah pusat untuk tidak segan-segan meminta bantuan kepada negara lain, apabila terjadi peningkatan eskalasi jumlah kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di tanah air.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono saat menggelar konferensi pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Menurut dia, pemerintah pusat harus membuka ruang bagi bantuan dari negara lain tersebut.

"Jika terjadi peningkatan eskalasi bencana secara ekstrim, DPD RI mengimbau pemerintah untuk membuka ruang atau bahkan meminta bantuan dari negara-negara sahabat, terutama yang sudah mampu mengatasi dan memiliki vaksin Covid-19," kata Nono.

DPD RI, lanjut Nono, mendukung langkah-langkah yang diambil oleh pihak pemerintah pusat, yang telah dan sedang melakukan upaya penanganan dan penaggulangan terhadap wabah Covid-19 yang pertama kali merebak di Kota Wuhan, China itu beserta dampaknya.

"Kami juga nendukung pemerintah yang belum mengambil kebijakan ‘lockdown’ nasional serta memberi kewenangan pemerintah daerah untuk melakukan penilaian dan penanganan penanggulangan Covid-19 di bawah koordinasi Gugus Tugas pemerintah," ujarnya.

Di internal DPD RI, Nono menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan perubahan atau penyesuaian program dan kegiatan, antara lain kunjungan-kunjungan baik dalam negeri maupun luar negeri, serta persidangan pada Masa Sidang III Tahun Sidang 2019-2020 akan disesuaikan.

"Anggota DPD diminta tetap di daerah pemilihan dalam rangka antisipasi, pencegahan, dan kewaspadaan penyebaran Covid-19 melalui kegiatan pengawasan, pemantauan, supervisi, advokasi, fasilitasi, konsultasi, koordinasi dan pertemuan terbatas," tutur dia.

DPD RI juga akan menginstruksikan Sekjen DPD melakukan pengaturan kedinasan bagi Pejabat, Pejabat Fungsional, Pelaksana, Staf Anggota Bidang Keahlian/Administrasi di Ibu Kota Negara dan Provinsi, dan PPNPN untuk bekerja dari rumah masing-masing.

"Kami juga Mengimbau anggota DPD dan masyarakat untuk mengoptimalkan penggunaan berbagai media dan menghindari hoaks. Jaga kesehatan diri dan keluarga terutama menghindari kontak fisik dan kerumunan massa. Mari bergotong-royong melawan Covid-19," pungkasnya.***

wwwwww