Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kolaborasi Antar Anak Bangsa Modal Penting Atasi Masalah dalam Pembangunan
Politik
16 jam yang lalu
Kolaborasi Antar Anak Bangsa Modal Penting Atasi Masalah dalam Pembangunan
2
Edhy Prabowo Tersangka, 'Opung Luhut' Dapat Job Baru sebagai Menteri KKP Ad Interim
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Edhy Prabowo Tersangka, Opung Luhut Dapat Job Baru sebagai Menteri KKP Ad Interim
3
Duit Suap Benih Lobster Dipakai Edhy Prabowo Beli Tas Hermes, LV hingga Jam Rolex
Peristiwa
21 jam yang lalu
Duit Suap Benih Lobster Dipakai Edhy Prabowo Beli Tas Hermes, LV hingga Jam Rolex
4
Resmi jadi Tersangka, Edhy Mundur dari Waketum Gerindra dan Jabatan Menteri KKP
Hukum
21 jam yang lalu
Resmi jadi Tersangka, Edhy Mundur dari Waketum Gerindra dan Jabatan Menteri KKP
5
Gus Jazil Pertimbangkan Aspek Kedekatan Calon Kapolri dengan Presiden
Politik
11 jam yang lalu
Gus Jazil Pertimbangkan Aspek Kedekatan Calon Kapolri dengan Presiden
6
Direktur IFAD Mengaku Kagum dengan Gagasan SDGs Desa Mendes PDTT
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Direktur IFAD Mengaku Kagum dengan Gagasan SDGs Desa Mendes PDTT
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Penanganan 1.200 ODP Corona di Sumbar

Penanganan 1.200 ODP Corona di Sumbar
Warga mengenakan masker di lingkungan kerja sebelum muncul imbauan Kemenkes RI bahwa masker diutamakan untuk warga yang sakit. (Ilsutrasi: Zul/GoNews.co)
Kamis, 19 Maret 2020 08:10 WIB
PADANG - Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona adalah orang yang baru saja bepergian ke daerah terjangkit korona, namun kondisinya masih normal. Di Sumatera Barat, jumlahnya mencapai 1.200 orang per Rabu (18/3/2020).

"Jumlah ODP COVID-19 (Corona) di Sumbar sekitar 1.200 orang," ujar Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit seperti dikutip dari Jawapos.com, Kamis (19/3/2020).

Jika ada tanda-tanda terinfeksi, maka ODP harus segera ditangani Puskesmas.

"Kalau nanti hasil pemeriksaan awal di puskesmas diduga Corona, maka ada prosedur standar yang dilakukan. Petugas puskesmas sudah tahu itu," kata Nasrul.

Kepala Puskesmas Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Winanda menjelaskan, pemantauan terhadap ODP Covid-19/Corona dilakukan selama dua minggu di rumah yang bersangkutan. "Hitungannya setelah mereka kembali dari luar daerah,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Lingkungan, Peristiwa, Umum, GoNews Group
wwwwww