Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
13 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Penanganan 1.200 ODP Corona di Sumbar

Penanganan 1.200 ODP Corona di Sumbar
Warga mengenakan masker di lingkungan kerja sebelum muncul imbauan Kemenkes RI bahwa masker diutamakan untuk warga yang sakit. (Ilsutrasi: Zul/GoNews.co)
Kamis, 19 Maret 2020 08:10 WIB
PADANG - Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona adalah orang yang baru saja bepergian ke daerah terjangkit korona, namun kondisinya masih normal. Di Sumatera Barat, jumlahnya mencapai 1.200 orang per Rabu (18/3/2020).

"Jumlah ODP COVID-19 (Corona) di Sumbar sekitar 1.200 orang," ujar Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit seperti dikutip dari Jawapos.com, Kamis (19/3/2020).

Jika ada tanda-tanda terinfeksi, maka ODP harus segera ditangani Puskesmas.

"Kalau nanti hasil pemeriksaan awal di puskesmas diduga Corona, maka ada prosedur standar yang dilakukan. Petugas puskesmas sudah tahu itu," kata Nasrul.

Kepala Puskesmas Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Winanda menjelaskan, pemantauan terhadap ODP Covid-19/Corona dilakukan selama dua minggu di rumah yang bersangkutan. "Hitungannya setelah mereka kembali dari luar daerah,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Lingkungan, Olympic, PON, Badminton
wwwwww