Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
16 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
Olahraga
17 jam yang lalu
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
3
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
Umum
17 jam yang lalu
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
4
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
Olahraga
18 jam yang lalu
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
5
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
DPR RI
19 jam yang lalu
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
6
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bupati Wihaji Umumkan Satu Pekerja di PLTU Batang Positif Corona

Bupati Wihaji Umumkan Satu Pekerja di PLTU Batang Positif Corona
Jum'at, 27 Maret 2020 22:54 WIB
BATANG - Bupati Batang, Jawa Tengah, Wihaji, mengumumkan secara resmi terkait adanya satu orang pekerja di PLTU Batang positif terpapar virus covid-19.

"Pekerja PLTU yang terpapar covid-19 terdeteksi dari hasil laborat ketika dirawat di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya," jelas Wihaji usai rapat dengan Forkopimda, Jumat (27/3/2020).

Sebelumnya pekerja PLTU tersebut pernah dirawat di rumah sakit swasta di Batang masuk 17 - 21 Maret 2020, dengan diagnosa awal demam berdarah.

"Dari rumah sakit swasta di Batang pindah ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya sesuai dengan domisilinya. Pindah lagi ke RS Husada Utama dari hasil laboratorium pasien pekerja PLTU Batang positif korona," jelasnya.

Dari hasil tersebut, maka Pemkab Batang masih melakukan tracing lingkungan untuk menemukan siapa saja yang melakukan kontak langsung dengan pasien saat di rumah. "Selama di rumah sakit sebanyak 23 orang masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP), yakni perawat, dokter dan satu penunggu," jelas Wihaji.

Dari riwayatnya, pekerja tersebut pulang ke Surabaya tanggal 14 Maret, kemudian tanggal 16 kembali ke Batang langsung menuju kapal tongkal PLTU Batang kemudian tanggal 17 periksa ke Klinik, merekomendasikan dirujuk ke rumah sakit swasta di Batang. "Sebangak 27 orang awak kapal tongkang sudah di karantina atau diisolasi di laut, tidak ada yang boleh keluar selama 14 hari," tutup Bupati Wihaji.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Ayobatang.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Jawa Tengah

wwwwww