Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Badminton

Bupati Wihaji Umumkan Satu Pekerja di PLTU Batang Positif Corona

Bupati Wihaji Umumkan Satu Pekerja di PLTU Batang Positif Corona
Jum'at, 27 Maret 2020 22:54 WIB
BATANG - Bupati Batang, Jawa Tengah, Wihaji, mengumumkan secara resmi terkait adanya satu orang pekerja di PLTU Batang positif terpapar virus covid-19.

"Pekerja PLTU yang terpapar covid-19 terdeteksi dari hasil laborat ketika dirawat di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya," jelas Wihaji usai rapat dengan Forkopimda, Jumat (27/3/2020).

Sebelumnya pekerja PLTU tersebut pernah dirawat di rumah sakit swasta di Batang masuk 17 - 21 Maret 2020, dengan diagnosa awal demam berdarah.

"Dari rumah sakit swasta di Batang pindah ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya sesuai dengan domisilinya. Pindah lagi ke RS Husada Utama dari hasil laboratorium pasien pekerja PLTU Batang positif korona," jelasnya.

Dari hasil tersebut, maka Pemkab Batang masih melakukan tracing lingkungan untuk menemukan siapa saja yang melakukan kontak langsung dengan pasien saat di rumah. "Selama di rumah sakit sebanyak 23 orang masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP), yakni perawat, dokter dan satu penunggu," jelas Wihaji.

Dari riwayatnya, pekerja tersebut pulang ke Surabaya tanggal 14 Maret, kemudian tanggal 16 kembali ke Batang langsung menuju kapal tongkal PLTU Batang kemudian tanggal 17 periksa ke Klinik, merekomendasikan dirujuk ke rumah sakit swasta di Batang. "Sebangak 27 orang awak kapal tongkang sudah di karantina atau diisolasi di laut, tidak ada yang boleh keluar selama 14 hari," tutup Bupati Wihaji.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Ayobatang.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Jawa Tengah
wwwwww